Menjelang Ramadan 1429 H, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengadakan kampanye zakat dengan menggelar panggung terbuka dan bazar untuk menggugah umat Islam yang masih enggan berzakat.
Kampanye zakat digelar di Bundaran HI, Jakarta, Ahad (31/8), dan dimeriahkan dengan pemberian hadiah kepada 500 anak yatim, berupa paket alat shalat dan uang Rp.100.000.<>
Menteri Sosial Bachtiar Chamsah yang menjadi ājurkamā mengatakan, zakat merupakan salah satu cara untuk menurunkan angka kemiskinan. Umat Islam yang telah mampu harus menyisihkan sebagian hartanya untuk menolong sesama yang mengalami kesusahan hidup
"Kita tahu orang-orang miskin cukup banyak saat ini. Salah satu cara membantunya ialah melalui zakat," katanya.
Mensos berharap acara amal yang difasilitasi oleh lembaga zakat pemerintah itu, dapat menarik perhatian khalayak ramai untuk menyisihkan harta mereka untuk berzakat.
Wakil Ketua Baznas Iskandar Zulkarnain mengatakan, sebagian besar masyarakat masih enggan berzakat.
"Pengamalan zakat sebagai rukun Islam masih kurang. Terutama jika dikaitkan angka kemiskinan di Indonesia. Zakat masih dianggap sebagai acara seremonial saja," katanya.
Ramadhan tahun ini Baznas memberikan kemudahan kepada masyarakat agar dapat melakukan pembayaran zakat dengan tema infak dengan sms bekerja sama dengan salah satu operator seluler.
Zulkarnain menjelaskan Baznas menargetkan dalam satu tahun bisa mengumpulkan zakat Rp 100 miliar, dengan target Rp 40 miliar dapat dikumpulkan pada bulan Ramadan. (nam)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
2
Khutbah Jumat: Beberapa Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian
3
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
4
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
5
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
6
Jadi Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Komitmen Tak Lupakan PWNU Jatim
Terkini
Lihat Semua