Makkah, NU Online
Tahap awal dari dua tahap yang direncanakan dari proyek jamarat Mina yang menelan biaya 4,32 milyar Riyal itu akan segera selesai dan akan diserah terimakan oleh pemborongnya Bin Ladin Grup kepada Kementerian Pembangunan Perkotaan dan Pedesaan. Hal ini diungkapkan sebuah sumber yang dikutip harian Arab News edisi Ahad, (10/12).
Penyerahan akan dilaksanakan dua pekan sebelum musim haji akhir Desember mendatang. Ratusan ribu orang kini tercatat mulai memasuki wilayah Mekah. Anggota Komite Tertinggi pehajian dilaporkan besok akan meninjau pembangunan jembatan jamarat serta melihat langsung semua fasilitas yang tersedia menjelang dipergunakan jemaah haji.
<>Wakil Menteri Pembangunan Perkotaan dan Pedesaan, Ir. Habeeb Zainul Abideen menyatakan bahwa proyek yang digagas Raja Abdullah ini akan mengubah banyak pelaksanaan haji yang lebih menyenangkan jemaah. Nantinya, jemaah akan dibagi antara yang masuk dan yang keluar melalui pintu terpisah yang dijaga ketat. Ada petunjuk elektronika yang akan mengarahkan jemaah.
Apalagi lebar jembatan kini menjadi 70 meter. Bahkan, jembatan dekat jumrah diperlebar menjadi 80 meter sehingga diharapkan tak terjadi lagi kasus jamarat yang menewaskan puluhan jemaah haji itu.
Pemerintah Arab Saudi akan menyulap jamarat menjadi lima lantai, dan direncanakan selesai dalam kurun waktu tiga tahun. Sampai saat ini baru diselesaikan satu lantai saja. Karananya para jamaah haji tetap dihimbau melakukan pelemparan jumrah di lantai dasar. (dpg/nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
4
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua