Dewan Kota Copenhagen telah menyetujui izin perencanaan bagi masjid pertama di kota itu, yang memiliki beberapa menara, kata seorang tokoh agama Iran di ibukota Denmark tersebut, Jumat.
Pemimpin Pusat Imam Ali di Copenhagen, Hujjatul Islam Mahdi Khademi, mengatakan masjid seluas 2.000 meter persegi tersebut akan meliputi dua menara setinggi 32 meter dan satu kubah berwarna biru.<<>br />
Di Denmark terdapat sebanyak 250.000 Muslim, dan 80.000 di antara mereka adalah pemeluk Syiah, katanya.
Masjid itu dilaporkan akan memiliki satu ruang shalat, amphiteater, ruang pertemuan, perpustakaan dan akomodasi buat imam yang berkunjung.
Selama lebih dari 20 tahun, umat Muslim tak diperkenankan membangun masjid di Copenhagen.
Juga tak ada kompleks pemakaman buat orang Muslim di Denmark, sehingga jenazah umat Muslim harus diterbangkan pulang ke negara asal mereka untuk dimakamkan secara layak. (ant/mad)
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh ‘Turun Gunung’ Jelang Muktamar 1984
2
LF PBNU Sebut Suara Dentuman Semalam Berasal dari Meteor Jatuh
3
Ketum PBNU Sebut Tambakberas Jalan Tengah Terbaik untuk Muktamar Ke-35 NU
4
Kajian Hadits: Bolehkah Orang Fasik Melakukan Amar Makruf–Nahi Mungkar?
5
Meteor Besar Lintasi Langit Jawa, BRIN Jelaskan Asal Dentuman yang Terdengar
6
Gus Yahya Harap Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jadi Landasan Strategis Abad Kedua NU
Terkini
Lihat Semua