Depag Harus Jadi Teladan dan Pelopor Bebas Korupsi
NU Online · Rabu, 9 Desember 2009 | 14:38 WIB
Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali menyatakan, Departemen Agama harus menjadi pelopor dan teladan sebagai lembaga pemerintah yang bebas dari korupsi. Apalagi, departemen bermotto "Ikhlas Beramal" ini adalah lembaga yang menyandang nilai-nilai moral.
"Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya menyerukan kepada seluruh pejabat dan karyawan Depag, bahwa departemen ini harus menjadi pelopor sebagai lembaga pemerintah yang bebas dari korupsi," kata Menag pada upacara Hari Antikorupsi di kantor Departemen Agama Jalan Lapangan Banteng 3-4, Jakarta Pusat, Rabu (9/12).<>
Menurut Menag, korupsi merupakan tindakan nista secara moral dan spiritual. Tidak ada agama manapun yang memberi toleransi terhadap tindakan ini, karena korupsi adalah bentuk penistaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan ketuhanan.
"Kita harus bahu-membahu dan terlibat aktif untuk pencegahan dan pemberantasan korupsi ini," kata Menag dihadapan pejabat dan karyawan Depag Pusat.
Menag mengatakan, bahwa korupsi adalah musuh bersama, karena telah nyata menjadi penghalang dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik, dan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Korupsi dalam berbagai bentuknya, harus kita upayakan untuk dicegah dan dilawan sedemikian rupa, agar kualitas layanan kepada masyarakat tidak terganggu," tandas pria yang akrab disapa SDA ini.
Apalagi disadari, bahwa Departemen Agama adalah lembaga yang menyandang nilai-nilai moral, sehingga selayaknya pula kita menjadi teladan dan cermin bagi yang lain. "Semua agama telah mengajarkan umatnya, bahwa korupsi merupakan tindakan nista," tandasnya.
Menurut Menag, secara sosial, akibat dari tindak korupsi tidak hanya sebatas pada kerugian fisik, tetapi juga kerugian mental-spriritual yang dapat merusak sendi-sendi peradaban manusia yang menjunjung tinggi kemuliaan akal dan hati nurani. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
6
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
Terkini
Lihat Semua