Diguyur Hujan, Peziarah dari NTB Tetap Padati Makam Gus Dur
NU Online · Kamis, 7 Januari 2010 | 07:43 WIB
Meski diguyur hujan deras, ratusan peziarah masih menyerbu makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Bahkan ada satu rombongan bus yang datang dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (6/1).
Lukman Hakim, pengurus ponpes Tebuireng mengatakan, sejak pagi tadi peziarah terus silih berganti. Kedatangan mereka rata-rata menggunakan mobil secara rombongan. Jika ditotal, kata Lukman, jumlahnya ribuan. Mereka memanjatkan doa secara khusuk didepan pusara, bahkan tidak jarang dari mereka meneteskan air mata.<>
Pusara mantan Ketua PBNU itu sendiri tidak banyak berubah. Hanya saja, pada kedua batu nisannya disangga tonggak bambu yang tingginya sekitar 1 meter.
Lukman menambahkan, usai magrib nanti rombongan dari pemerintah propinsi Jawa Timur juga datang untuk ziarah. Rombongan tersebut akan dipimpin langsung oleh Gubernur Soekarwo.
Namun kedatangan rombongan itu dipastikan tidak akan bertemu dengan pengasuh ponpes Tebuireng, KH Salahudin Wahid alias Gus Solah. Adik kandung Gus Dur ini sedang mengahdiri undangan NU di Medan.(min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
2
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
3
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
4
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
6
Kultum Ramadhan: Memaksimalkan Doa 10 Malam Terakhir
Terkini
Lihat Semua