DKN Garda Bangsa Launching Akademi Politik Kebangsaan
NU Online · Kamis, 21 Mei 2009 | 00:23 WIB
Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa melaunching program Akademi Politik Kebangsaan untuk mahasiswa dan pelajar bertepatan dengan Hari Kebangsaan Nasional, 20 Mei. Kegiatan ini betujuan mencitrakan hal positif tentang partai politik dan kehidupan berdemokrasi bagi para pemuda.
“Setelah lulus dari akademi ini, para akademia diharapkan mampu membentuk KDI (Komunitas Diskusi Intelektual) di lingkungan kampus dan sekolah yang akan menjadi wahana bagi para mahasiswa dan siswa dalam transformasi demokrasi di kampus dan sekolah,” ujar Sekjen DKN Garda Bangsa Anas Nasihin, Rabu (20/5).<>
Acara yang diselenggarakan oleh Departemen Pemilih Pemula serta Departemen Kaderisasi dan Keanggotaan DKN Garda Bangsa ini merekrut peserta dari berbagai unsur.
"Tidak ada pembatasan latar belakang peserta. Apa pun warna politik dan pilihannya di pemilihan legislatif lalu, tidak menjadikan hambatan bagi para mahasiswa dan pelajar ikut kegiatan ini," tuturnya.
Menurut Anas,program ini bagian dari tanggung jawab moral lembaganya untuk melakukan pendidikan politik yang beretika dan berbudaya. Nantinya akan dilakukan pertemuan rutin dua kali setiap bulan dalam periode enam bulan (Mei 2009 – Oktober 2009).
Setiap pertemuan dilaksanakan selama kurang lebih dua jam, Rabu minggu pertama dan ketiga. Dalam setiap pertemuan akan diundang berbagai narasumber yang akan mengungkapkan pokok-pokok pikiran berkaitan dengan tema yang telah ditentukan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor DKN Garda Bangsa, Jl. Garut No. 37 Menteng, Jakarta Pusat. (ant/mad)
Terpopuler
1
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
2
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
5
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
6
PBNU Segera Alihkan Saham Perusahaan Pengelola Tambang kepada Perkumpulan NU
Terkini
Lihat Semua