Daerah

Lesbumi NU Kebumen Perkuat Pelestarian Seni Tradisional Jamjaneng

NU Online  Ā·  Ahad, 5 Juli 2026 | 08:00 WIB

Lesbumi NU Kebumen Perkuat Pelestarian Seni Tradisional Jamjaneng

Festival Jamjaneng Lesbumi NU Kebumen 2026 di Auditorium IAINU Kebumen Jaea Tengah (Foto: NUO Jateng)

Kebumen, NU Online

Lembaga Seniman dan Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) KebumenĀ Jawa TengahĀ terusĀ mendorong pelestarian seni tradisional Jamjaneng sebagai salah satu identitas budaya masyarakat Kebumen.


Upaya tersebut dilakukanĀ salah satunyaĀ dengan penyelenggaraan Festival Jamjaneng padaĀ 20–21 JuniĀ 2026 lalu.Ā Kegiatan tersbebutĀ jugaĀ menjadi ruang bersama bagi para pelaku seni tradisional untuk meneguhkan eksistensi Jamjaneng sebagai salah satu identitas budaya masyarakat Kebumen.

 

Laman NU Online JatengĀ menyebutkan jamjaneng adalahĀ kesenian khas Kebumen yang telah tumbuh dan hidup di tengah masyarakat selama bertahun-tahun. Bagi Lesbumi PCNU Kebumen, pelestarian kesenian ini tidak hanya berkaitan dengan menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mewariskannya kepada generasi berikutnya.


PadaĀ FestivalĀ tersebut Ketua Panitia, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa berbagai kegiatan yang digelar menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan seni budaya lokal, khususnya Jamjaneng.


ā€œTujuan diadakannya acara ini adalah untuk melestarikan seni budaya yang ada di Kebumen, khususnya seni budaya tradisional. Jamjaneng merupakan kesenian asli Kebumen, sehingga perlu adanya event seperti ini agar tetap berkembang dan terus lestari,ā€ ujarnya.


Dalam berbagai kesempatan, kelompok-kelompok Jamjaneng dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Kebumen turut menampilkan kreativitas dan karakter khas masing-masing. Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa seni tradisional tetap memiliki ruang untuk berkembang sekaligus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

 

Selain menjadi ruang apresiasi, kegiatan-kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi para pegiat Jamjaneng untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat komunikasi, dan membangun kolaborasi guna menjaga keberlangsungan seni tradisi.


Taufik berharap upaya pelestarian Jamjaneng dapat dilakukan secara berkesinambungan melalui penyelenggaraan kegiatan budaya yang rutin.

 

ā€œKe depannya kami berharap kegiatan ini bisa menjadi event tahunan sehingga upaya pelestarian Jamjaneng dapat berjalan secara berkelanjutan,ā€ tambahnya.

 

Ia juga berharap seluruh kelompok Jamjaneng di Kabupaten Kebumen semakin solid dalam menjaga dan mengembangkan kesenian daerah.


ā€œSemoga seni Jamjaneng ini terus berkembang dan semakin maju. Kami berharap antargrup Jamjaneng di Kebumen bisa saling berkomunikasi, berkolaborasi, dan bersama-sama memajukan seni tradisional ini agar tetap hidup di tengah masyarakat,ā€ pungkasnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang