Independensi dan status Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) sebagai pendiri PPP tidak bisa dipandang sebelah mata. Parmusi dipastikan tidak bisa di bawah menyeberang ke Golkar hanya dikarenakan kekecewaan salah satu oknum saja.
Menurut Ketua DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin, tingkat independensi Parmusi sebagai pendiri PPP tidak bisa dipermainkan oleh siapa pun. Termasuk kekecewaaan salah satu orang untuk memblok anggotanya pindah ke parpol lain.<>
"Parmusi itu independen dan tidak bisa karena kekecewaan satu orang lalu akan membawa Parmusi ke parpol lain. Oleh karena itu saya berharap semua kader PPP tidak terpecah karena iming-iming kekuasaan," kata Lukman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jum'at (25/6).
Selanjutnya, Lukman mengungkapkan kepada semua anggota Parmusi serta PPP dengan adanya kejadian tersebut agar semakin meningkatkan keteguhan kepada asas-asas yang telah disepakati.
"Ini justru semakin meneguhkan agar PPP semakin istiqomah kepada asasnya. Jadi tidak Parmusi yang menopang berdirinya PPP mau meninggalkan kita. Apakah sampai hati Parmusi meninggalkan kita yang membutuhkan dukungannya," tuturnya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
6
Krisis Kemanusiaan di Balik Kekerasan Lembaga Pendidikan Agama
Terkini
Lihat Semua