Bandar Lampung, NU Online
Fatayat NU Lampung akan mendampingi calon tenaga kerja wanita (TKW) sebelum mereka diberangkatkan ke luar negeri. Pendampingan dilakukan agar mereka tahu hak dan kewajiban serta risiko yang bakal diterima.<>
Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Lampung Rida Budiyati mengatakan hal itu di sela-sela rapat kerja wilayah Fatayat NU di Wisma Dahlia Unila, Ahad (15/1). Rakerwil kali ini bertema konsolidasi organisasi dan peningkatan pertan perempuan dalam ruang publik.
"Selama ini para TKW tidak dibekali dengan pengetahuan yang cukup mengenai TKW. Oleh sebab itu, kami sudah bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Trasnmigrasi untuk turut mendampingi mereka, bahkan sejak mereka masih di kampung masing-masing," kata Rida, didampingi Ketua Pelaksana Rakerwil, Khalida.
Dia mengatakan pihaknya akan memberdayakan pengurus ranting atau pengurus di tingkat kelurahan agar para calon TKW terhindar dari prkatek penipuan seperti calo hingga mengerti hak dan kewajibannya sebagai seorang calon TKW.
Rakerwil yang berlangsung selama dua hari (14—15-1) itu juga merekomendasikan agar Fatayat NU terus mengedukasi ibu rumah tangga tentang rumah dan lingkungan yang sehat. Belakangan ini pola hidup bersih dan sehat masih diabaikan oleh sebagian masyarakat.Â
"Banyak ibu juga yang kurang menyadari pentingnya dapur dan rumah sehat. Sebab, kesehatan dimulai dari rumah masing-masing," ujar dia.
Rida mengatakan Fatayat NU Lampung juga segera mengadakan pelatihan bagi para kader. Di bidang ekonomi, Fatayat terus menghidupkan koperasi dan usaha kecil menengah (UKM).
"Di rumah tangga, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu mencegah radikalisasi dan terorisme. Sebab, dengan keluarga yang hangat dan penuh kasih sayang, anak akan terhindar dari berbagai pengaruh negatif lingkungan," kata dia.
Rakerwil yang berlangsung dua hari itu diikuti 100 peserta dari 14 pimpinan cabang se-Provinsi lampung. Kegiatan ini juga dihadiri Pimpinan Pusat Fatayat NI, PW NU, anggota DPRD Provinsi Lampung, dan unsur badan otonom.
Acara yang digelar antara lain diskusi panel yang digelar Sabtu malam (14-1). Kegiatan ini menghadirkan beberapa panelis yakni Sujadi Sadat (tokoh NU), Munzir Sukri, Vita Nahdia, dan Jauharoh Hadad. Â Â Â Â Â Â Â
Redaktur   : Syaifullah AminÂ
Kontributor : Akhmad Syarief Kurniawan
Terpopuler
1
Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
2
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
3
Jadwal Cuti Bersama dan WFA Lebaran 2026, Total Libur Capai 16 Hari
4
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
5
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua