Fatayat NU Diminta Aktif Pantau Media Berbau Porno
NU Online Ā· Rabu, 22 Februari 2006 | 10:42 WIB
Banjarmasin, NU Online
Keluarga besarĀ Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) seluruh Indonesia diminta aktif melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap media yang berbau porno.
"Kita harus aktif memantau dan mengawasi media berbau porno yang mungkin beredar di daerah masing-masing dan dijual bebas di pasaran," kata Sekretaris Umum Pucuk Pimpinan Fatayat NU Dra.Hj.Ummi Khusnul Khatimah,M.Ag, di Banjarmasin, Rabu.
<>Permintaan Sekretaris Umum PP Fatayat NU itu disampaikan ketika melantikĀ Pengurus Wilayah Fatayat NU Kalsel sekaligus Raker di Banjarmasin, Rabu. Selain memantau dan mengawasi media berbau porno yang mungkin beredar di daerah itu, keluarga besar Fatayat NU juga diminta ikutĀ memantau perkembangan rancangan undang-undang (RUU) pornografi dan pornoaksi yang kini sedang diajukan pemerintah.
Fatayat NU juga harus peka merespon issu dan permasalahan lokal yang sedang dihadapi masyarakat sebagai pengabdian terhadap masyarakat, bangsa dan negara.
PadaĀ di era globalisasi informasi dan komunikasi sekarang ini, bangsa Indonesia khususnya fatayat NU memang sedang menghadapi tantangan dan tugas yang berat dan kompleks.
Karena itu, dibutuhkan kebersamaan dan kekompakan untuk mengatasi permasalahan yang sedang dialami di daerah masing-masing. "Saya berkeyakinan dengan kebersamaan dan kekompakkan fatayat NU, permasalahan yang sedang dihadapi bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya," katanya.
SementaraĀ Gubernur Kalsel, H.Rudy Ariffin menyatakan harapannya fatayat NU sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan bisa lebih berperan mendukung pemerintah dalam pembangunan bidang keagamaan.
Dia mengakui, dewasa ini terjadi pergeseran nilai-nilai sosial budaya di dalam masyarakat dan hal ini juga menimpa fatayat NU, karena itulah keberadaan organisasi sosial keagamaan ini mampu meningkatkan nilai-nilai relegius yang mengalami pergeseran itu.
Peran penting fatayat NU, katanya, diharapkan tidak hanya memberi pertahanan kepada masyarakat terutama kaum muda dari berbagai ancaman budaya luar yang tidak sesuai dan bertentangan dengan syariat Islam, tetapi mampu meningkatkan kualitas keagamaan ummat.
Pengurus PW Fatayat NU Kalsel yang dilantik itu, antara lain, Ketua Umum Nurmahya,S.Ag, Sekretaris Umum Zaina,S.Ag dan bendahara Nurul Hasanah, S.Ag yang dilengkapi seksi-seksi. (ant/mkf)
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
3
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
4
Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan ASN Masih Kecil: Kekayaan RI Banyak Lari ke Luar Negeri
5
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
6
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
Terkini
Lihat Semua