Bengkulu, NU Online
Sebuah acara tradisi bernama Festival Tabot Bengkulu akan kembali dilangsungkan tahun ini. Tepatnya 27 November - 6 Desember 2011, atau bertepatan pada 1 s/d 10 Muharam. Tujuan acara ini adalah untuk memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad bernama Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib. <>
Setiap tahunnya acara diadakan di depan Balai Raya Semarak Bengkulu (rumah kediaman Gubernur Bengkulu), di lapangan Polres Bengkulu. Serangkaian aktivitas yang akan memeriahkan festival antara lain pertunjukan seni, pasar, pameran kriya, serta berbagai aneka lomba seperti lomba delman hias, rebana, tari tabot dan acara seni lainnya.Â
Tabot sendiri merupakan kata dalam bahasa Arab, yaitu at taubat yang berarti miniatur keranda kematian yang bertingkat. Tabot yang digunakan berbahan dasar bambu yang kemudian dihiasi dengan kertas warna-warni sehingga terlihat menarik.Â
Dalam festival ini akan digelar prosesi pengambilan tanah dari pantai yang kemudian ditaruh dalam replika keranda Imam Husein. Selanjutnya puluhan tabot akan diarak berkeliling dari kampung ke kampung di Bengkulu yang dilengkapi dengan alunan musik. Perayaan Tabot seperti halnya parade kendaraan hias.Â
Untuk tahap akhir perayaan akan diadakan pembuangan tabot di Karbela, sekitar 3 km dari lokasi festival. Arak-arakan 100 tabot menuju tempat pembuangan merupakan acara puncak Festival Tabot.Â
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
2
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
3
Khutbah Jumat: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Kemaksiatan
4
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
5
RAPBN 2027 Tembus Rp4.097,2 Triliun, DPR: Harus Berdampak dan Menjawab Harapan Rakyat
6
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
Terkini
Lihat Semua