FIFA Setujui Pemain Berjilbab Ikut Turnamen Internasional
NU Online · Selasa, 3 Januari 2012 | 08:26 WIB
Paris, NU Online
Sebuah keputusan penting  diambil federasi sepakbola internasional, FIFA, yaitu mengizinkan pemain wanita muslim untuk mengenakan jilbab di lapangan. Walaupun, keputusan ini mendapat kecaman sengit dari kelompok feminis Prancis.<>
"Peraturan untuk menerima pakaian khusus untuk atlet wanita, telah menimbulkan diskriminasi dan bertentangan dengan peraturan gerakan olahraga yang menetapkan aturan pakaian yang sama tanpa memperhatikan asal usul dan keyakinan," Menurut surat terbuka yang dikirim oleh tiga kelompok Prancis untuk Presiden FIFA, Sepp Blatter yang dikutip OnIslam.
Surat terbuka yang telah ditandatangani Liga Hak Perempuan Internasional (LDIF), FEMIX'SPORTS dan koordinasi Prancis untuk wanita Eropa. Surat ini dikeluarkan karena keputusan FIFA yang mendukung proposal Komite Eksekutif untuk mencabut larangan kontroversial tentang pemakaian jilbab oleh pemain muslim wanita di lapangan.
Perubahan ini datang atas permintaan dari Komite Wanita Asian Football Confederation (AFC) untuk mempertimbangkan kembali peraturan ini. Peraturan FIFA yang berencana untuk melarang jilbab selama Oliampiade 2012, dicetuskan pada bulan april 2010.
Peraturan ini membuat mimpi tim sepakbola wanita Iran di Olimpiade London pupus sudah. Karena Iran terdapat peraturan bahwa semua wanita di Iran wajib menutup hijab dari ujung kepala hingga ujung kaki.
AFC mengatakan bahwa jilbab adalah "Budaya daripada simbol religious". FIFA juga menambahkan dengan mengatakan bahwa "Tujuan penghapusan larangan ini adalah untuk menghilangkan segala bentuk diskriminasi, dan FIFA akan bertanggung jawab untuk itu," kata organisasi tersebut.Â
Pemakaian jilbab tidak mengganggu kredibillitas gerakan pemain. Buktinya, pada Olimpiade 2008 di Beijing, setengah atlet Mesir dan semua atlet Iran, Afghanistan, Yaman memakai jilbab berhasil memenangkan medali emas.
Â
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
2
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
3
Jadwal Cuti Bersama dan WFA Lebaran 2026, Total Libur Capai 16 Hari
4
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
5
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua