FKUB Minta Pemerintah Canangkan Gerakan Indonesia Rukun
NU Online · Rabu, 9 Desember 2009 | 12:19 WIB
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) meminta agar Pemerintah mencanangkan Gerakan Indonesia Rukun, agar kerukunan menjadi semangat dalam memperkokoh kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Demikian butir-butir yang tercantum dalam rekomendasi Kongres II FKUB yang dibacakan pada penutupan acara di Jakarta, Rabu (9/12). Kongres yang berlangsung sejak 7 Desember lalu ditutup secara resmi oleh Menteri Agama Suryadharma Ali yang diwakili Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama, Abdul Fattah.<>
Kongres yang diikuti pengurus FKUB dan pimpinan majelis-majelis agama juga merekomendasikan, terwujudnya penguatan peranan FKUB di dalam menciptakan kerukunan yang dinamis serta pemberdayaan umat beragama khususnya untuk perbaikan kesejahteraan sosial dan ekonomi, sehingga kerukunan memberikan dampak positif bagi kemajuan hidup berbangsa.
Selain itu, kongres juga merekomendasikan pengaktualisasian peranan FKUB dalam membimbing dan mendorong terciptanya masyarakat yang menjunjung tinggi etika, moral dan spiritual di dalam pengelolaan kebijakan publik yang transparan dan selalu beralaskan kepentingan umum, serta sungguh-sungguh berpihak kepada rakyat.
Menteri Agama dalam sambutan tertulisnya mengungkapkan bahwa membangun kebersamaan tidak cukup jika hanya terhenti pada sebuah rumusan. Oleh karena itu rumusan yang telah dihasilkan dengan susah payah melalui kongres ini hendaknya dapat diwujudkan secara bersama melalui aksi nyata dalam kehidupan.
''Kita rasakan makin berkurangnya tokoh-tokoh panutan di tengah masyarakat yang mampu menjembatani dan mengayomi berbagai kelompok masyarakat, maka hendaknya para tokoh atau pemuka agama yang tergabung dalam FKUB dapat tampil memenuhi harapan umat dan masyarakat,'' tandas Menag. (min)
Terpopuler
1
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
2
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
3
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
4
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
5
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
6
GP Ansor Jatim Desak Pemerintah Tertibkan Sound Horeg dan Kecam Penghinaan terhadap Ulama
Terkini
Lihat Semua