FPKB: Pansus Angket Century Jangan Dibelokkan
NU Online · Jumat, 11 Desember 2009 | 10:56 WIB
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Marwan Jafar meminta semua pihak mewaspadai adanya pembelokan indikasi unsur pidana ke kesalahan administratif. Dia menegaskan, unsur pidana dari skandal Bank Century harus dikuak sejelas-jelasnya.
"Pejabat yang terlibat harus dihukum jika terbukti bersalah dan tidak pandang bulu. Budaya mengorbankan bawahan harus diakhiri," tutur Marwan di Jakarta Jum'at (11/12).<>
Marwan juga berharap, keberadaan pansus angket Bank Century tidak dijadikan 'dagang sapi' elite politik dan tidak dibelokkan diluar substansi skandal itu sendiri. Menurutnya, tujuan mulia pansus adalah agar tidak 'diaborsi' menjadi ajang perebutan
kekuasaan.
"FPKB mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membentuk kelompok kerja skandal Bank Century dan menuntaskan segala macam urusan penyimpangan kewenangan serta penyalahgunaan jabatan," tandasnya.
FPKB juga meminta Presiden mencermati dan menegur para menterinya yang sedang 'bermain' ke ranah politik dan 'memperkeruh' dalam urusan pansus angket skandal Bank Century. (min)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
5
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
6
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Terkini
Lihat Semua