Gerah, IDI Minta Dokter Tinggalkan Dusun Ponari
NU Online · Ahad, 22 Februari 2009 | 08:01 WIB
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jombang, Jawa Timur, memerintahkan para dokter dan petugas Puskesmas Keliling meninggalkan Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, yang menjadi tempat praktik dukun cilik, Ponari. Para Dokter gerah dengan praktik Ponari.
"Para dokter di sana banyak yang mengeluh karena dianggap mendukung praktik pengobatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara medis. Akhirnya kami mengeluarkan surat perintah agar dokter dan mobil Pukskesmas Keliling ditarik," kata Ketua IDI Cabang Jombang, dr Pudji Umbaran, Ahad (22/2).<>
Sikap IDI itu bertentangan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang yang sebelumnya mengerahkan sejumlah dokter dan mobil Puskesmas Keliling secara bergantian untuk memberikan pertolongan kepada pasien yang pingsan karena berdesak-desakan saat mengantre berobat di rumah dukun cilik itu.
"Logikanya, kalau memang Ponari bisa mengobati, tentu tidak harus dokter yang turun tangan. Mereka yang pingsan atau luka, seharusnya bisa diobati oleh Ponari," kata Pudji seperti dikutip Antara.
IDI Jombang tidak mempersoalkan beda pandangan dengan Dinkes Kabupaten Jombang. "Memang seharusnya masalah itu menjadi tanggung jawab Dinkes," katanya.
Menurut Pudji, aparat Desa Balongsari tidak bertanggung jawab terhadap segala hal yang terjadi di rumah Ponari. "Aparat desa di sana saja apatis, masak para dokter harus mengurusi," katanya. (sam)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
3
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
4
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
5
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua