Gus Dur: Presiden Langgar UUD jika Tak Hadiri Interpelasi BLBI
NU Online · Sabtu, 9 Februari 2008 | 22:34 WIB
Ketua Umum Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melanggar Undang-undang Dasar (UUD) jika tak menghadiri sidang interpelasi yang digelar DPR RI terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
"(kalau tidak datang) Itu melecehkan Undang-undang Dasar," tegas Gus Dur pada Pelantikan dan Orientasi DPP Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (PPKB), di Hotel Acacia, Jakarta, Sabtu (9/2) kemarin.<>
Karena itu, ujar Gus Dur, Presiden Yudhoyono harus hadir sendiri dalam sidang tersebut dan tidak mewakilkan kepada menterinya. "Ya, itu suatu cara dari DPR untuk komunikasi dengan pemerintah. Presiden harus datang," pungkasnya.
Presiden Yudhoyono memerintahkan menteri-menterinya untuk menjawab interpelasi DPR mengenai BLBIÂ di Gedung DPR/MPR RI, Selasa (12/8) mendatang. "Presiden telah memerintahkan kepada menteri-menteri untuk mempersiapkan jawaban," kata Jurubicara Presiden, Andi Mallarangeng, di Jakarta, Jumat (8/2) lalu.
Andi menjelaskan, hak interpelasi merupakan hak DPR untuk bertanya, terutama yang menyangkut masalah bangsa ini. "Walau BLBI ini diputuskan pemerintah sebelumnya. Tapi, Presiden memerintahkan agar pemerintahnya menjawab dengan baik," pungkasnya.
Interpelator kasus BLBI sepakat untuk mengajukan sepuluh pertanyaan dalam interpelasinya terhadap pemerintah.
Ketua DPR RI Agung Laksono mengatakan, interpelator DPR nantinya akan mengajukan sepuluh pertanyaan terkait dengan obligator yang kooperatif dan non-kooperatif.
Agung menjelaskan, sejauh ini, DPR belum mendapat informasi tentang siapa yang akan diutus oleh pemerintah dalam proses interpelasi. "Jadi, kita tunggu saja sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan," terangnya. (rif)
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
4
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
5
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kering hingga 24 Oktober
6
PWNU Jakarta Jadwalkan Pembukaan Konferwil XXI di Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur
Terkini
Lihat Semua