Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Jawa Tengah versi KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mengharapkan seluruh kader dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) saling menjaga tali silahturahmi, tetap bersatu, guyub, dan menyingkirkan segala kekecewaan akibat konflik.
"Konflik adalah masa lalu yang harus kita tinggalkan. Saatnya kita konsolidasi menyongsong Pemilu 2009," kata Ketua DPW PKB yang telah “tersingkir” itu dalam acara Konsolidasi PKB untuk pemenangan salah satu calon bupati dan wakil bupati Magelang yang diusung PKB di Pondok Pesantren Nurul Hasan Geger Girirejo Tegalrejo Magelang, Kamis (9/10) kemarin.<>
Kontributor NU Online Kholilul Rohman Ahmad melaporkan, acara juga dihadiri Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magelang, KH M Afifuddin dan beberapa a'wan Syuriah PCNU.
Dikatakan, Pilkada adalah jembatan PKB untuk konsolidasi bagi pemenangan PKB dalam Pemilu 2009. Gus Yusuf berharap menjelang Pemilu semua pengurus dan kader PKB meningkatkan perjuangan dan kerja keras.
Menurut Gus Yusuf, mengingat konflik hanya akan menghilangkan semangat. “Kita harus ingat bahwa perjuangan PKB masih panjang. Sebab satu-satunya partai yang dilahirkan Nahdlatul Ulama (NU) hanya PKB,” katanya meyakinkan.
"Bila terus kecewa saja yang dinggat-ingat, maka habislah PKB. Di Kabupaten Magelang ini, satu-satunya partai yang memberikan manfaat secara langsung kepada NU baru PKB. Inilah yang harus kita pertahankan sebab PKB hidup dan besar di tengah warga NU," tambahnya.
Gus Yusuf yang masih tercatat sebagai Ketua DPW PKB Jawa Tengah versi Gus Dur itu mengatakan bahwa bila bicara tentang kecewa seharusnya dirinyalah yang akan pertama kali memproklamasikan untuk kemul sarung (berhenti) dari PKB. Akan tetapi dirinya menyadari bahwa realitas politik di PKB harus dihadapi secara lapang dada, bukan diratapi dengan sikap mutung (kecewa). Oleh sebab itu, ia mengingatkan agar seluruh kader dan simpatisan tetap menjaga kebersamaan dalam wadah Partai Kebangkitan Bangsa
"Kalau bicara kecewa, di antara yang hadir di sini, mungkin saya orangnya yang pertama kali harus kemul sarung, leren, dan meneng (berhenti, red) dari PKB. Saya ini ketua DPW PKB Jawa Tengah yang sah. SK-nya komplit. Ditandatangani Dewan Syura dan Dewan Tanfidz. Kenyataannya yang jadi Ketua DPW dan diakui KPU, ternyata DPW-nya Pak Kadir (Abdul Kadir Karding, Red)). Tapi saya tetap konsisten di PKB," katanya. (nam)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
Rais Syuriah PBNU Ingatkan Pengurus PWNU Aceh: Jangan setelah Dilantik Malah Jadi Urusan
Terkini
Lihat Semua