Hamas Tolak Perpanjang Masa Gencatan Senjata dengan Israel
NU Online · Rabu, 17 Desember 2008 | 07:23 WIB
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) yang mendominasi wilayah pesisir Gaza menolak perpanjangan masa gencatan senjata dengan pihak pemerintahan Israel.
Sebagaimana dilansir kantor berita China Xinhua, Jurubicara Hamas Fauzi Barhoum hari Selasa (16/12) mengatakan, Israel tidak pernah konsekwen menerapkan satu pun dari poin-poin gencatan senjata, bahkan memanfaatkan masa gencatan senjata untuk melanjutkan kejahatan anti Palestina.<>
Gerakan Jihad Islam Palestina juga meminta kepada seluruh kelompok-kelompok pejuang Palestina agar tidak memperpanjang waktu gencatan senjata.
Militer Israel hari Selasa menyerang kota Jenin di Tepi Barat dan menggugursyahidkan seorang pejuang Palestina. Gencatan senjata antara kelompk-kelompok Palestina dan Zionis Israel yang telah ditandatangani sejak 6 bulan lalu akan berakhir masanya dua hari lagi.
Sementara itu sebagaimana dilaporkan IRNA dengan mengutip Pusat Informasi Palestina, Jurubicara Hamas Fauzi Barhoum kemarin menyatakan, berkat kerjasama para petugas keamanan Otorita Palestina, militer Israel berhasil menggugursyahidkan Jihad Ahmad Amin Noahada, salah seorang pemimpin Gerakan Jihad Islam di Tepi Barat Sungai Jordan. (irb)
Terpopuler
1
Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
2
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
3
Jadwal Cuti Bersama dan WFA Lebaran 2026, Total Libur Capai 16 Hari
4
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
5
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua