Hasyim Dinilai Berjasa Promosikan NU di Dunia
NU Online · Selasa, 15 September 2009 | 02:14 WIB
Kiprah KH Hasyim Muzadi dalam memajukan Nahdlatul Ulama (NU) tak bisa dikecilkan. Selama dua periode atau sepuluh tahun memimpin, ia pun dinilai telah berjasa “mempromosikan” di dunia.
Penilaian tersebut diungkapkan politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Taufikurrahman Saleh, dalam perbincangan dengan NU Online di Jakarta, Senin (14/9) kemarin.<>
Menurut Taufik, NU kini dikenal dunia, salah satunya karena peran Hasyim. ”Setiap saya ke luar negeri, orang luar sudah banyak yang kenal NU. Jaringan NU di luar negeri sudah ditata dengan baik oleh Pak Hasyim. Tinggal bagaimana menggunakan jaringan itu untuk kemaslahatan NU,” jelas anggota Fraksi PKB DPR RI itu.
Kuatnya jaringan NU di luar negeri, katanya, tidak lepas dari keberhasilan NU yang telah tiga kali mempertemukan ulama dan tokoh Islam melalui International Confrence of Islamic Scholars (ICIS). “Jadi, NU kini bisa dibilang dari Islam Indonesia untuk dunia,” ungkapnya.
Dikatakannya, NU kini juga tidak hanya punya kepengurusan di dalam negeri, tapi juga luar negeri. Lebih dari 30 Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU berdiri merata di semua benua.
”Kepengurusan PBNU yang akan datang tinggal mengoptimalkan kader-kader NU di luar negeri itu,” jelasnya.
Ia menambahkan, NU kini telah memberikan konstribusi besar dalam perdamaian dunia. Salah satu buktinya adalah seringnya NU dilibatkan dalam meredakan konflik di berbagai negara di dunia.
“Konflik Thailand, Philipina, Sudan Selatan, Irak, Hamas dan Fatah, serta lain-lainnya. Itu berarti NU punya kekuatan yang dihitung di mata dunia,” jelasnya.
Karena itu, Taufik berharap, Muktamar NU mendatang dapat menghasilkan pemimpin yang tangguh, kuat dan mampu melakukan konsolidasi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. ”Penggantinya tidak boleh kalah bagus dari Pak Hasyim,” ungkapnya. (rif)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
Rais Syuriah PBNU Ingatkan Pengurus PWNU Aceh: Jangan setelah Dilantik Malah Jadi Urusan
Terkini
Lihat Semua