Hasyim Terkejut Muktamar Diundur
NU Online · Rabu, 4 November 2009 | 11:04 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH A. Hasyim Muzadi mengaku terkejut dengan hasil keputusan rapat pleno PBNU tentang pengunduran jadwal muktamar di Makassar. Rencana awal muktamar akan diadakan pada 25 – 30 Januari 2009 namun diundur pada 22 – 27 Maret 2009.
”Hah.. Saya baru tahu kalu ada penundaan begitu,” katanya melalui saluran telepon seluler, Rabu (4/11), saat NU Online menanyakan soal pengunduran ini. Hasyim sendiri sedang menghadiri undangan tokoh agama di Thailand.<>
Namun, menurut Hasyim, keputusan teknis pelaksanaan muktamar telah diserahkan kepada panitia muktamar yang merupakan unsur PBNU.
”Saya sih mengikuti keputusan panitia saja, bagaimana baiknya. Kalau panitia memutuskan diundur karena dianggap lebih baik mundur ya saya ikut saja,” kata pengasuh pesantren Al-Hikam ini.
Seperti diwartakan sebelumnya, Ketua Panitia Muktamar KH Hafidz Utsman yang memimpin rapat panitia di kantor PBNU Jakarta, Rabu (4/11) menyatakan, muktamar ditunda atas usulan dari panitia daerah di Makssar.
Berdasarkan laporan masyarakat setempat serta didukung data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada bulan Januari hingga Februari mendatang diperkirakan Makassar akan mengalami musim hujan lebat dan akan mengganggu jalannya muktamar, terutama terkait persoalan transportasi udara dan darat.
Rapat ini dihadiri oleh Rais Aam PBNU KH Sahal Mahfudh dan pengurus harian lengkap syuriah dan tanfidziyah PBNU, serta perwakilan dari Makassar Prof Dr KH Muis Al-Kabri. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua