Hindari Perbesar Pengakses, Situs Penodaan Agama Jangan Diberitakan
NU Online · Sabtu, 24 April 2010 | 12:18 WIB
Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Nasri mengimbau media massa untuk tidak memberitakan situs yang berisi penodaan agama. Pemberitaan atas situs tersebut hanya akan memperbesar jumlah pengakses situs tersebut.
Sejumlah kiai, ulama, dan habaib yang tergabung dalam LPAI menuntut agar salah satu situs yang menghina dan melecehkan agama Islam ditutup.<>
Para kiai membawa fotokopi print out (cetakan) situs tersebut. Dalam situs itu termuat jelas tulisan dan gambar yang menyimbolkan Nabi Muhammad dan Allah dengan gambar hewan dan manusia.
Nasri, seperti dilansir beritajatim.com sudah menyarankan kepada para kiai untuk tidak berlebihan dalam bereaksi. Pasalnya, reaksi berlebihan hanya akan menimbulkan rasa penasaran orang.
"Tapi kami akan laporkan ke atas (Mabes Polri). Nanti biar atas yang melakukan penyelidikan," katanya. (mad)
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh ‘Turun Gunung’ Jelang Muktamar 1984
2
LF PBNU Sebut Suara Dentuman Semalam Berasal dari Meteor Jatuh
3
Ketum PBNU Sebut Tambakberas Jalan Tengah Terbaik untuk Muktamar Ke-35 NU
4
Kajian Hadits: Bolehkah Orang Fasik Melakukan Amar Makruf–Nahi Mungkar?
5
Meteor Besar Lintasi Langit Jawa, BRIN Jelaskan Asal Dentuman yang Terdengar
6
Gus Yahya Harap Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jadi Landasan Strategis Abad Kedua NU
Terkini
Lihat Semua