Jakarta, NU Online
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPP HKTI) Rahmat Pambudi Sabtu di Jakarta mengatakan, para petani perlu menangkap peluang terbuka pasar ekspor berbagai komoditas hasil pertanian ke mancanegara.
“Pasar ekspor sangat terbuka. Kami berharap dan mengajak, agar para petani dan semua pelaku agribisnis menangkap peluang ini sebaik-baiknya,” papar Rahmat Pambudi di sela-sela menyerahkan hasil panen komoditas kentang dari para petani dari berbagai daerah ke eksportir di Depo PT Segara Pasific Maju (SPM) Cilincing, Jakarta, Sabtu.
<>
Rahmat Pambudi yang juga mantan ketua Piminan Pusat Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (PP LP2NU) mengatakan, peningkatan partisipasi masyarakat dalam ekspor produk pertanian, akan meningkatkan daya saing industri pertanian nasional ke depan, sehingga nilai tambah yang didapat petani bisa mengalami peningkatan.
“Peningkatan daya saing pertanian akan membangkitkan kesejahteraan dan taraf hidup para petani. Karena itu, HKTI mendorong, agar masyarakat menangkap peluang ekspor sebaik-baiknya,’ ujar Rahmat.
Rahmat mengatakan, saat ini banyak negara yang membutuhkan berbagai komoditas pertanian dari Indonesia. Singapura, misalnya, sangat membutuhkan komoditas kentang. Begitu juga dengan negara-negara lain, banyak yang berminat mendatangkan hasil bumi khas Indonesia.
Menurut Rahmat, selain banyak permintaan dari mancanegara, pihaknya menyampaikan apresiaasi pada Pemerintah. Pasalnya saat ini Pemerintah terus mendorong berbagai kemudahan proses karantina dan pengiriman barang hingga negara tujuan. “Dukungan penuh Pemerintah terhadap para petani perlu segera dimanfaatkan, agar pertanian kita terus menggeliat dan memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Hortikultura Nasional (DHN) Benny A. Kusbini menambahkan, pihaknya telah menyosialisasikan berbagai informasi peluang ekspor ke para petani. “DHN selalu aktif menyampaikan berbagai informasi terbaru dan peluang ekspor ke petani di berbagai daerah,” ujar Benny.
Dalam kapasitas selaku eksportir dan presiden direktur PT Mitrataani Agro Unggul, Benny mengaku, pihaknya kini tengah membina para petani di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan Sulawesi Selatan untuk memenuhi permintaan hasil pertanian dari mancanegara.
“Kami kini tengah membina para petani di berbagai daerah dengan total luas lahan mencapai ribuan hektar, untuk budidayaa berbagai komoditas,” paparnya.
Pada Sabtu, Benny mengaku, pihaknya mengirimkan sebanyak 27 ton komoditas kentang dengan tujuan Singapura. “Kami rutin ekspor komoditas pertanian. Dalam seminggu minimal dua kali ekspor dengan tujuan utama Singapura,” terangnya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Ahmad Fahir
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
3
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
4
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
5
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
6
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
Terkini
Lihat Semua