Indonesia-Malaysia Bahas Keberlanjutan Hubungan Diplomatik
NU Online · Senin, 4 Oktober 2010 | 21:45 WIB
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri akan menyelenggarakan diskusi mengenai hubungan Indonesia dengan negara tetangga Malaysia. Diskusi itu diharapkan dapat menyerap aspirasi di Tanah Air tentang bagaimana hubungan ke depan kedua negara serumpun ini.
"Diskusi akan digelar di Jakarta tanggal 6-7 Oktober 2010," kata Minister Konselor Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Kuala Lumpur, Widyarka Ryananta, di Kuala Lumpur, Senin (4/10).r />
Dijelaskannya, pihaknya akan mengundang pembicara dari kalangan lembaga pemerintah yang menjadi pemegang kebijakan hubungan kedua negara, pelaku media, akademisi serta aktivis LSM sekaligus mengundang mahasiswa sebagai peserta aktif.
"Kami menyiapkan 100 undangan yang semuanya adalah dari dalam negeri," ungkapnya.
Secara garis besar, ada empat topik yang akan dibahas dalam diskusi dua hari tersebut. Topik pertama akan dibahas peranan media dalam mengelola hubungan Indonesia-Malaysia dan Hubungan Indonesia-Malaysia dalam perspektif sejarah dan sosial budaya.
"Selanjutnya, juga akan dibahas tentang perlindungan TKI dan isu-isu perbatasan Indonesia-Malaysia," katanya.
Dalam acara tersebut, para peserta juga akan dibagikan buku "Diplomasi Perjuangan Kedutaan Tersibuk di Dunia" yang diterbitkan KBRI bekerjasama dengan Perum LKBN Antara. (ant/sam)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua