IPNU-IPPNU Akan Bentuk Komisariat di Pesantren, Sekolah dan Masjid
NU Online · Senin, 10 Maret 2008 | 00:54 WIB
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) akan semakin memperkuat diri sebagai organisasi kader di lingkungan NU dengan membentuk komisariat di pesantren, madrasah dan masjid.
Pimpinan kedua organisasi pelajar NU tersebut telah mengadakan pertemuan dengan Pengurus Pusat (PP) Lembaga Pendidikan Ma'arif NU, PP Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) dan PP Lembaga Ta'mir Masjid Indonesia (LTMI) di gedung Pusat Pelatihan Kepemimpinan Managemen dan Pertanian, Ciawi, Bogor, selama tiga hari, Jum'at hingga Ahad, 7-9 Maret 2008.<>
Menurut Ketua Umum PP IPPNU Wafa Patria Umma, pertemuan dengan RMI, LP Ma'arif dan RMI itu dimaksud untuk merumuskan konsep yang lebih operasional untuk menjadi pedoman pendirian dan pengembangan IPNU-IPPNU di sekolah dan pondok pesantren, serta masjid.
Sebelumnya kedua organisasi pelajar dan remaja ini lebih berkonsentrasi pada sistem pengkaderan pada level wilayah, sesuai dengan tata administrasi pemerintahan. Pembentukan komisariat di pesantren, madrasah dan masjid dimaksud untuk lebih mendekatkan diri dengan tiga rumpun kader utamam, yakni santri, siswa dan remaja masjid.
"Sebagai ujung tombak pengkaderan NU, IPNU-IPPNU harus memiliki kelembagaan yang kuat sampai di tingkat basis," kata Wafa, Ahad (9/3), di sela-sela pertemuan.
Koordinator Departemen Pengembangan Organisasi PP IPNU Caswiyono Rusydie Cw mengatakan, IPNU dan IPPNU telah menegaskan kembali menjadi organisasi pelajar. "Maka mutlak bagi kedua banom tersebut untuk meneguhkan basisnya di lembaga pendidikan, baik sekolah, pondok pesantren maupun masjid," katanya.
Ia menambahkan, sekolah, pesantren dan maupun masjid sebagai komunitas keagamaan harus mendapat perhatian serius karena unit sosial itu kini sangat marak sebagai medan pertarungan ideologi, terutama di daerah perkotaan. (nam)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
3
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
4
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
5
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua