3 Tips Pilih Pesantren: Lihat Kiai, Alumni, hingga Sanad yang Tinggi
NU Online · Rabu, 10 Juni 2026 | 12:30 WIB
Surabaya, NU Online Jatim
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Jawa Timur, H Ahmad Kafabihi atau yang akrab disapa Gus Ahmad Kafa menyampaikan tiga tips memilih pesantren yang baik. Hal ini karena merespons banyaknya pesantren yang bermasalah pada baru-baru ini dimana sejatinya bukanlah pesantren.
“Saat ini banyak masyarakat yang takut menitipkan anak untuk belajar di pesantren. Jika ditinjau lebih jauh sebenarnya yang marak bermasalah bukanlah pesantren sesungguhnya,” katanya saat kajian Kitab Adabul Alim wal Muta'allim di Pesantren Digipreneur Al Yasmin Surabaya, Ahad (07/06/2026).
Pertama, jika ingin memasukkan anak ke pesantren lihatlah alumninya di lingkungan sekitar. Jika alumni selama berkiprah di masyarakat terbukti alim, maka tempatnya mencari ilmu benar-benar pesantren. Kedua, Gus Ahmad Kafa menekankan pentingnya sosok kiai yang ngaji di pesantren.
“Jika mau memasukkan anak ke pesantren, lihatlah kiainya. Apakah kiainya itu ngaji atau tidak. Alim atau tidak, ini penting,” ujarnya.
Dijelaskan, jika melihat sosok kiai pesantren kemudian menumbuhkan rasa takut kepada Allah, maka kiai itu benar-benar kiai. Jika melihat kiai hanya sebatas lucu, tidak menambah rasa takut kepada Allah, maka perlu dipertanyakan kekiaiannya.
“Kemudian ketiga, carilah pesantren yang sanadnya tinggi, ini sangat penting. Bahkan saya sering diajak abah saya menemui kiai yang punya sanad tinggi,” tuturnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua