Sumenep, NU Online
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sumenep, Selasa-Rabu (3-4/12) menggelar Training of Trainer (ToT) di Pondok Pesantren Asasul Muttaqien, Pakondang Rubaru, Sumenep.<>
Pelatihan tersebut merupakan pelatihan pertama kali yang dilakukan IPNU-IPPNU daerah Madura. Pelatihan tersebut hanya diikuti 20 peserta, namun yang lulus hanya 18 peserta.
Selama dua hari peserta dilantunkan menjadi seorang pelatih yang handal dengan ditemani beberapa fasilitator. Para peserta dibekali materi teknik persentasi, keadministrasian, manajemen perawatan kader, metodologi dan media pelatihan, dan manajemen pelatihan.
Materi teknik persentasi disampaikan oleh Syafiqurrahman, Mantan ketua lembaga pers mahasiswa Instika tersebut memaparkan kiat-kiat persentasi yang baik.
"Namun yang akan kami sampaikan hanya fokus pada bagaimana mempresentasikan hasil penelitian atau karya ilmiah yang baik," paparnya kepada peserta mendahului pembicaraannya.Â
"Karena persentasi banyak sekali macamnya," imbuhnya.
Secara umum, seorang persentator dituntut mempersiapkan diri sebelum melakukan persentasi sehingga tampil maksimal pada saat persentasi.Â
Selain itu, Syafiq, panggilannya, menjelaskan hal-hal yang harus dihindari saat melakukan persentasi.
Keesokan harinya, peserta dibekali keadministrasi. Materi ini dipandu bagian pengkaderan PW IPNU Jawa Timur, Haikal Atiq Zamzami.
Siang harinya peserta belajar Metodologi dan Media Pelatihan. Abdul Wasit, selaku fasilitator, menjelaskan metode mengelola forum, sikap yang harus dihindari seorang pelatih, cara meningkatkan pemahaman peserta secara optimal, dan sikap yang harus dikembangkan fasilitator.
Sementara materi manajemen pelatihan yang dipimpin Haikal hanya menjelaskan identifikasi kebutuhan, penyiapan materi program, identifikasi instruktur, dan menyiapkan rencana pelatihan untuk mengatur sebuah pelatihan dengan efektif.
Redaktur : Syaifullah AminÂ
Kontributor : M. Kamil Akhyari
Terpopuler
1
2.500 Alumni Ikuti Silatnas Iktasa di Istiqlal Jakarta, Teguhkan 3 Fungsi Utama Pesantren
2
Akademisi Soroti Gejala Pembusukan Demokrasi yang Kian Sistematis Sejak Era Jokowi ke Prabowo
3
War Haji, Jalan Pintas yang Berpotensi Sengketa
4
MBG dan Larangan Pemborosan dalam Islam
5
Savic Ali Kritik Arah Kebijakan Pemerintah yang Sentralistik, Jauh dari Kepentingan Rakyat Kecil
6
Ketua Umum PBNU Apresiasi Gencatan Senjata AS-Iran, Harap Berlangsung Permanen
Terkini
Lihat Semua