Warta

Iran Kecam AS atas Tuduhan Dukung Teroris

NU Online  ·  Jumat, 27 Februari 2009 | 20:35 WIB

New York, NU Online
Iran mengecam Amerika Serikat (AS) atas tuduhan keterlibatan dalam aksi teror. Iran menyebut tuduhan semacam itu tak berdasar dan tak masuk akal.

Dalam surat yang diserahkan kepada Presiden Dewan Keamanan PBB, wakil tetap Iran untuk PBB Mohammad Khazaee menyanyangkan tuduhan itu, yang dilontarkan oleh utusan AS dalam pertemuan Dewan mengenai Irak.<>

Duta Besar AS untuk PBB Susan Rice mengatakan pemerintah baru AS akan berusaha mengakhiri ambisi nuklir Iran dan dukungannya bagi terorisme. Komentar ini segera mengundang kecaman, Kamis (26/2) kemarin, dari Duta Besar Iran di PBB.

"Kendati ada tuduhan yang disampaikan oleh utusan AS, program nuklir Iran telah, sedang dan akan tetap mutlak bertujuan damai dan Iran tak pernah berusaha atau takkan berusaha memiliki senjata nuklir," demikian antara lain isi surat tersebut.

"Sayangnya, sekali lagi, kita mendengar tuduhan tanpa dasar, tidak benar, dan tak dapat disahkan dan sia-sia yang diulangi oleh pemerintah terdahulu AS," kata surat itu.

Iran meminta Duta Besar Jepang di PBB Yukio Takasu, yang memangku jabatan Presiden Dewan Keamanan untuk bulan Februari, agar membagikan surat tersebut sebagai dokumen Dewan Keamanan karena format apa pertemuan (dewan) tersebut tak memungkinkan delegasi Iran membuat pernyataan dalam pertemuan dewan.

"Tuduhan yang diajukan terhadap Iran mengenai terorisme juga sama tak berdasar dan tak masuk akalnya," kata surat itu. "Sebagai korban terorisme, kami sejak dulu selalu mengutuk terorisme dalam segala aspek dan perwujudannya."

"Daripada mengajukan tuduhan terhadap yang lain, Amerika Serikat sebaiknya melakukan tindakan nyata dan berarti dalam memperbaiki kebijakan keliru masa lalu dan praktek yang bertentangan dengan negara lain, termasuk Republik Islam Iran," katanya. (ant/nur)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang