Iran Nasehati Obama untuk tidak Ulangi Posisi Lama AS
NU Online · Selasa, 13 Januari 2009 | 02:25 WIB
Juru Bicara Menteri Luar Negeri Iran Hassan Qashqzavi, Senin (12/1), menasehati presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Barack Obama, untuk tidak mengulang kembali posisi-posisi lama dan tidak nyata AS tentang Iran. Qashqavi memberikan komentarnya atas pernyataan Obama mengenai hubungan AS-Iran.
Berbicara dalam konferensi pers mingguannya, Qashqavi menekankan bahwa Iran tidak diragukan lagi akan mengambil sikap yang sepadan dengan pendekatan yang diberikan pemerintah AS mendatang.<>
Merujuk pada perubahan sikap dalam pernyataan Obama mengenai Iran, Qashqavi mengatakan, "kami harus melihat bagaimana perubahan dalam pendekatan Obama dan apakah itu akan membawa suatu perubahan mendasar dalam kebijakan AS."
Mengenai presiden terpilih AS, Qashqavi menekankan, "opini publik dunia menunggu untuk melihat perubahan itu yang dijanjikan dalam kampanye pemilihan umum." (irna/dar)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua