Israel memberikan rincian mengenai rencana untuk melonggarkan blokade terhadap Gaza, dengan memperbolehkan masuknya barang-barang sipil ke Gaza. Israel memperbolehkan barang-barang tersebut masuk ke Gaza kecuali barang-barang yang masuk dalam daftar barang terlarang.
Dalam pernyataannya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan daftar panjang dari barang-barang yang dilarang selama ini termasuk sebagian bahan pangan, peralatan rumah tangga maupun bahan bangunan- diganti dengan daftar yang lebih pendek dan lebih khusus, berupa 'senjata dan materi perang'.<>
Pernyataan Netanyahu menyebutkan kebijakan ini ditempuh setelah berkonsultasi dengan lembaga-lembaga internasional, termasuk utusan khusus negara Barat ke Timur Tengah, Tony Blair, seperti dilansir BBC Senin (21/6).
"Mulai sekarang, ada lampu hijau untuk semua barang masuk Gaza, kecuali barang dan bahan militer yang bisa memperkuat mesin militer Hamas," kata jurubicara pemerintah Israel, Mark Regev, kepada kantor berita AFP. (syf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
6
Krisis Kemanusiaan di Balik Kekerasan Lembaga Pendidikan Agama
Terkini
Lihat Semua