Israel Terus Hancurkan Gaza, OKI Hanya Bisa Mengecam
NU Online · Ahad, 28 Desember 2008 | 07:56 WIB
Seperti biasanya, negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) hanya bisa mengecam serangan di Gaza sebagai kejahatan perang.
"Pembantaian terbaru yang dilakukan Israel adalah kejahatan perang dan menunjukkan betapa kecilnya pengakuan Israel atas hukum internasional dan konvensi ke-4 Jenewa mengenai perlindungan untuk warga sipil saat perang," kata ketua OKI Ekmeleddin Ihsanoglu dalam pernyataan.<>
Ihsanoglu, Ketua OKI yang bermarkas di Jeddah, menyeru faksi-faksi Palestina untuk "segera memulai dialog nasional guna memulihkan persatuan dan mengakhiri perbedaan yang dengan memilukan telah mengancam masalah Palestina."
Dia mengatakan telah meminta penyelenggaraan suatu pertemuan tingkat tinggi OKI untuk membahas Gaza dan menyeru kepada masyarakat internasional untuk mengambil langkah segera guna "mengakhiri pelanggaran yang dilakukan Israel serta melindungi rakyat Palestina."
OKI beranggotakan 57 negara dengan jumlah Muslim keseluruhan 1,3 miliar jiwa.
Serangan Israel ke wilayah Jalur Gaza Palestina masih terjadi hingga Minggu pagi waktu setempat. Korban meninggal saat ini tercatat seanyak 275 orang. Sebagian besar merupakan warga sipil.
Sumber medis Palestina seperti dikutip CNN, Minggu (28/12/2008) mengatakan, selain korban tewas, sebanyak 600 orang lebih lainnya terluka. (ant/okz)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua