Iwan Fals: Pesantren Merupakan Pusat Budaya dan Seni
NU Online · Ahad, 26 Juni 2011 | 16:16 WIB
Malang, NU Online
Iwan Fals bersama Sastro Al Ngatawi tampil di Pondok Pesantren (Ponpes) As Shidiqi Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ahad malam melaksanakan konser bertajuk "Perjalanan Religi".
Dalam konser yang digelar di Lapangan Ponpes As Shidiqi itu, Iwan Fals dan Sastro Al Ngatawi mengajak masyarakat setempat dan para santri/santriwati untuk mengenal kembali sejarah Islam di Indonesia.
<>
"Pondok pesantren merupakan pusat budaya dan seni, karena banyak nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan di pesantren," kata Iwan sebelum konser berlangsung.
Pihaknya berharap, dengan adanya konser ini timbul ketulusan dan doa dari para kiai agar kemakmuran bangsa tetap terjaga serta Islam dikembalikan kepada masa kejayaannya.
Sementara itu, dalam konser itu sejumlah lagu andalan Iwan Fals dibawakan, seperti Bongkar, Pesawat Tempur, Bung Hatta, Ibu, serta lainnya.
Sedangkan melalui konser ini pula, Iwan Fals juga mengingatkan tentang ancaman pemanasan global dan kebutuhan oksigen yang semakin menipis.
Hal ini diwujudkan dengan aksi menanam pohon yang dilakukan sebelum konser berlangsung, dengan mengajak sejumlah jajaran pengurus Ponpes As Shidiqi dan dilakukan secara simbolis di halaman ponpes.
"Penanaman pohon dilakukan sebagai upaya menjaga keberadaan oksigen yang dibutuhkan oleh tujuh miliar penduduk di dunia," katanya.
Konser ini merupakan rangkaian dari sejumlah kota yang disinggahi oleh Iwan Fals bersama tokoh-tokoh agama.
Sebelumnya, Iwan juga singgah di sejumlah daerah seperti Madiun, Lamongan, Bojonegoro, Ngawi dan Magetan.
Redaktur: Emha Nabil Haroen
Sumber: Antara
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua