SetiapĀ berkunjung ke sejumlah daerah belakangan ini, Direktur Wahid Institut Zanubba Arifah Chafsoh tidak hanya berbicara masalah politik saja melainkan juga mengkampanyekan air susu ibu (ASI). Apalagi bila audiennya kebanyakan perempuan, putri Gus Dur yang sering dipanggil Yenni Wahid ini selalu mengajak kaum ibu menyusui anaknya dengan ASI.
Sebagaimana disampaikan saat menghadiri acara Istighosah Fukushima dalam rangka peringatan hari lahir (Harlah) ke-77 GP Ansor di Benteng Portugis Donorejo Jepara, Jum'at (22/4) lalu. Dalam kesempatan tersebut, Yenni mengatakan dirinya ditunjuk badan PBB yang mengurusi anak-anak (Unicef) sebagai duta ASI. āMakanya,Ā saya ke mana-mana akan selalu menyuarakan disiplin ilmu tentangĀ ASI," katanya.<>
Dikatakan Yenni, ASI mempunyai manfaat besar bagi perkembangan anak. Diantaranya, anakĀ yang mendapatkan air susu ibu akan memiliki kecerdasan tinggi, jarang sakit maupun alergi dan lebih ekonomis atau hemat.
āKita itu ingin anak kita cerdas atau tidak? Atau kita mau direpotkan bergantung pada susu formula yang harganya tinggi? Kalau tidak mau, mari diupayakan terus menyusui pakai ASI,ā ajak istriĀ Dhohir Farisi ini meyakinkan ibu-ibu yang hadir.
Akhir-akhir ini, akunya, memang banyak kaum ibu usai melahirkan tidak mau menyusui ASI kepada anaknya dengan alasan tidak keluar airnya. Padahal semestinya masalah tersebut diatasi manakala perempuan memiliki kemauan menyusui dengan ASI.
āIbu-ibu tidak perlu khawatir kalau air susu tidak keluar karenaĀ bayi tidak akan kelaparan. Sejak lahir bayi membawa cadangan makanan dari rahim ibu makanya bisa bertahan sampai 3 hari, " tandas ibu dari Malika Aurora Madhura ini.
Yenni menjelaskan ASI bisa bertahan selama 3 bulan tanpa bahan pengawet. Caranya? Setelah ASI dipompa kemudian disimpan di lemari es, kemudian bila membeku bisa dicairkan dengan direndam dalam air hangat.
āKetika bepergian ke daerah, saya tidak perlu takut karena anak saya sudah memiliki cadangan air susu di kulkas tidak dengan susu Formula. Dengan begitu, kita selamanya memberikan ASI pada bayi kita," tutur Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gus Dur.
Di awal pidatonya, Yenni menegaskan penolakannya terhadap rencana pembangunan PLTN di Jepara karena banyak madharatnya dibanding manfaatnya. Selain Yeni, hadir juga ketua PP GP Ansor Nusron Wahid, Ketua PC NU Jepara KH. Nurudin Amin, Pengasuh ponpes API Tegalrejo Magelang KH. Yusuf Chudlori, Para habaib dan PC GP Ansor Pati, Kudus, Jepara serta masyarakat umum.(adb)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: 3 Jenis Ucapan yang disukai Allah
2
Khutbah Jumat: 8 Hal yang Dijauhi Rasulullah Mulai dari Kecemasan hingga Dililit Utang
3
Pendaftaran Beasiswa BIB Mulai DIbuka, Ini Jadwal Lengkapnya
4
Khutbah Jumat: Evaluasi Keuangan Setelah Hari Raya
5
Khutbah Jumat: Kenaikan BBM dan Panic Buying dalam Pandangan Islam
6
Khutbah Bahasa Jawa: Nalika Kahanan Rekasa, Tansah Cekelen Sabar lan Takwa
Terkini
Lihat Semua