Jelang Ramadlan, Group Band Luncurkan Album Islami
NU Online · Senin, 21 Agustus 2006 | 04:11 WIB
Jakarta, NU Online
Menyambut kehadiran bulan suci Ramadlan tahun ini, 1427 H, beberapa grup musik telah bersiap-siap meluncurkan album yang bertemakan Islam.
"Setidaknya sudah 90 persen selesai. Tinggal beberapa hal saja yang masih dalam proses perampungan," kata Enda, gitaris grup band Ungu di Jakarta, Minggu (20/8) lalu.
Album islami ungu, kata Enda, akan dikeluarkan dalam beberapa minggu ke depan.
Album Islami selalu diidentikkan dengan musik Arab dan padang pasir, namun demikian, Ungu menjanjikan tetap tampil dengan ciri khas Ungu. "Lagu kami tetap ’Ungu’ tapi lirik dan syairnya Islami," kata Enda.
Sementra itu setelah sukses dengan album islaminya yang pertama, grup band GIGI kembali akan meluncurkan album islami yang kedua.
"Album ini akan kami luncurkan pada September tahun ini," kata Thomas, basist GIGI di sela acara konferensi pers A-mild Live Soundrenalin, di Jakarta, Minggu kemarin.
Seperti album islami yang sebelumnya, kali ini GIGI juga akan menampilkan lagu ’daur ulang’ masa lampau. Namun demikian GIGI akan tetap memberikan sentuhan kasa GIGI-nya.
"Meskipun masih mengusung konsep daur ulang, namun pada album ini kami juga menyisipkan lagu yang benar-benar fresh buatan GIGI," kata Thomas.
Dalam album tersebut GIGI akan berkolaborasi dengan penyair ’Sajadah Panjang’, Taufik Ismail.
Grup band yang dipenggawai Armand Maulana sebagai vokal, Dewa Budjana sebagai gitaris, Thomas sebagai basist dan Endi sebagai drumer ini ada beberapa kendala dalam pembuatan album religius jilid dua kali ini.
"Susahnya mencari para pemilik publishing yang memiliki hak atas lagu yang akan kami daur ulang," kata Thomas.
Album religius yang diluncurkan oleh GIGI, kata Thomas, ini menjadi salah satu usaha untuk meningkatkan nilai ibadah dalam bulan suci Ramadlan. (ant/son)
Terpopuler
1
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
5
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua