JIC Selenggarakan Festival Sambut Tahun Baru Hijriyah
NU Online · Senin, 14 Desember 2009 | 10:32 WIB
Jakarta Islamic Centre (JIC) bekerjasama dengan Dinas Pembinaan Mental dan Spiritual DKI Jakarta menyelenggarakan festival lembaga keagamaan dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1431 H. Festival ini berlangsung mulai pada tanggal 14-20 Desember 2009 bertempat di Gedung Islamic Centre.
Dalam sambutannya, Kepala Kesatuan Bangsa (Kesbang) Provinsi DKI Jakarta, H. Effendy Anas, menyampaikan bahwa festival ini ditujukan untuk memperkuat ukhuwah diantara lembaga-lembaga sosial keagamaan di wilayah DKI Jakarta.<>
"Lembaga Keagamaan harus memilki peran yang lebih dari sekedar sebagai lembaga pemebinaan mental-spiritual, seperti bagaimana lembaga keagamaan memiliki kepedulian terhadap masalah kemiskinan, lingkungan, dan berbagai bentuk kemunduran yang menimpa umat Islam" tutur mantan Walikota Jakarta Utara ini.
Festival yang diikuti oleh lebih dari 40 peserta lembaga keagamaan di wilayah DKI Jakarta, diisi beberapa stand. Salah satunya adalah stand dari perwakilan Pengurus Wilayah NU DKI Jakarta.
Ustadz H. Ma`mun al-Ayyubi selaku panitia stand PWNU DKI menyatakan, momentum festival lembaga keagamaan dapat dijadikan bekal bagi para lembaga keagamaan untuk menata ulang harakahnya menghadapi berbagai bentuk krisis moral dan permasalahan yang menimpa umat, seperti kemiskinan, keterbelakangan, ancaman lingkungan, dan berbagai isu-isu kesehatan.
"Ini penting untuk dijadikan perhatian oleh setiap lembaga keagamaan di tingkat DKI Jakarta, agar partisipasi pembangunan lembaga keagamaan dapat memainkan peran yang strategis dalam mendorong pembangunan pemerintah yang lebih merata, adil, dan berkelanjutan," tandas Ma'mun yang juga pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
6
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
Terkini
Lihat Semua