Katering al-Fatani Dapat Teguran Keras
NU Online · Senin, 1 November 2010 | 07:29 WIB
Perusahaan katering al-Fatani yang mempunyai masalah karena mengirimkan makanan tidak layak konsumsi, mendapat teguran dari pihak PPIH Indonesia di Arab Saudi. Tapi, jika melakukan kesalahan satu kali lagi maka hukuman akan dijatuhkan.
"Kita masih pelajari tapi karena memegang jamaah banyak kita berikan teguran keras," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Slamet Riyanto saat berkunjung di Kantor Misi Haji Indonesia di Madinah, Ahad (31/10).
/>
Slamet mengatakan, hukuman yang berupa teguran keras tersebut diberikan karena katering al-Fatani sudah memegang jatah makan jamaah haji Indonesia yang cukup banyak. Jumlahnya mendekati angkat 30 ribu jamaah. Khawatir, jika dilakukan perubahan mendadak akan berdampak bagi pelaksanaan katering ke depannya.
"Biasa memang dengan jumlah besar itu. Jangankan 30 ribu jamaah yang pesta perkawinan saja suka ada yang keracunan. Apalagi ini 30 ribu orang," canda Slamet.
Mengenai penyebab makanan katering al-Fatani tidak layak konsumsi, Slamet mengatakan hal tersebut terjadi karena pihak katering lupa menyalakan mesin pemanas makanan yang ada.
Sementara itu Kepala Daerah Kerja Madinah Subakin Abdul Mutholib bisa memahami jika Al Fatani tidak diputus kerjasamanya sesuai rekomendasi yang dikirimkan. Namun, kata Subakin, jika al-Fatani kembali melakukan kesalahan, maka mau tidak mau harus diberikan sanksi yang tegas.
"Itu harus kita lakukan. Suka atau tidak suka," ujarnya singkat.
Seperti diberitakan sebelumnya, lebih 100 jamaah dari kloter 39 embarkasi Solo mengalami perut mulasi pada Kamis 29 Oktober malam. Hal yang sama juga dialami jamaah kloter 4 Banjarmasin. Mereka rata-rata mengalami diare setelah mengkonsumsi makan siang dari pihak katering. (min)
Terpopuler
1
Tanah Wakaf NU di Yogyakarta Dikembangkan Jadi Kampung Reforma Agraria Berbasis Wakaf Produktif
2
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
3
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
4
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
5
Pelatihan Manajemen Bencana NU Care-LAZISNU Tidak Sekadar Mengejar Jumlah Relawan
6
Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional 2026, Jakarta Tuan Rumah 2027
Terkini
Lihat Semua