Kejahatan Terhadap Muslim di AS Terus Meningkat
NU Online · Sabtu, 11 September 2010 | 14:44 WIB
Amnesti Internasional (AI) memperingatkan bahwa kejahatan terhadap muslim meningkat di Amerika Serikat (AS) setelah seorang pastor radikal mengancam membakar Al-Qur'an.Organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) internasional AS itu pada Jumat (10/9) waktu setempat menyatakan, mereka sangat khawatir atas meningkatnya laporan mengenai kejahatan yang dilakukan terhadap muslim dan sentimen-sentimen lain anti-muslim.
Laporan itu menyebutkan penikaman belum lama ini terhadap seorang supir taksi muslim di New York, serangan pembakaran pada sebuah masjid Tennessee yang sedang dibangun dan perusakan sebuah pusat Islam California, serta ancaman pembakaran Al-Qur'an yang semakin banyak dipublikasi.
gt;
"Kejahatan-kejahatan ini menambah iklim kekhawatiran, diskriminasi dan kekerasan terhadap muslim. Tindakan itu tidak memiliki tempat di sebuah masyarakat yang menghargai kebebasan, keadilan dan persamaan hak," kata Amnesti Internasional.
Organisasi itu mendesak pemerintah AS "mengambil langkah-langkah keras terhadap serangan yang ditujukan pada masyarakat yang beragama Islam".
"Dalam iklim kecemasan dan ancaman luar yang dirasakan, penting bagi pihak berwenang untuk meningkatkan langkah-langkah untuk menjamin bahwa orang dari segala komunitas, baik warga negara maupun bukan, memperoleh perlindungan yang sama," katanya. (syf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua