Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) menyambangi Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR RI. Keluarga korban meminta FKB mengawal jalannya Pansus Orang Hilang yang diaktifkan lagi oleh DPR.
"Kami mengharapkan FKB sebagai bagian dari Pansus mewakili kami
menyelesaikan kasus ini," kata Ketua IKOHI, Mugiyanto, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/11).<>
Keluarga korban yang hadir antara lain ibunda aktivis PDI Yani Afrie, Tuti Koto, dan ayahanda aktivis PRD Petrus Bima Anugrah, Utomo. Mereka diterima oleh Ketua FKB Effendi Choirie dan anggota Pansus dari FKB Masduki Baidowi.
"Kami tidak pernah lelah untuk tetap mencari anak kami. Kami tidak pernah menuntut. Namun, kami datang dengan membawa hati nurani dan menyampaikan aspirasi," kata Utomo yang datang dari Malang untuk pertemuan ini.
IKOHI mengaku khawatir Pansus digunakan sebagai komoditas politik oleh Parpol untuk kepentingan Pemilu 2009.
"Kami menyadari bahwa DPR adalah lembaga politik. Namun kepentinganpenyelesaian kasus adalah hal yang utama," tegas Mugiyanto.
Merespon aspirasi tersebut, FKB pun berjanji akan memperjuangkan aspirasi IKOHI semaksimal mungkin lewat perwakilan anggotanya di Pansus.
"Ini menjadi perhatian dan keberpihakan kami untuk memperjuangkan aspirasi lewat mekanisme-mekanisme di DPR," kata Effendi.
Pria yang akrab disapa Gus Choi meminta IKOHI perlu menyadari posisi FKB yang tidak dominan sebab hanya terdapat 5 anggota FKB dari 5O jumlah anggota Pansus. Sehingga jika terjadi voting, maka partai-partai besarlah yang menentukan. (min)
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
3
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
4
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
5
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
6
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
Terkini
Lihat Semua