Kementerian Agama memastikan tidak ada manipulasi biaya haji 2010 seperti yang ditudingkan Indonesia Corruption Wacth (ICW). Kemenang menilai, penghitungan yang dilakukan oleh ICW tidak cocok.
Hal ini dikarenakan, penghitungan yang dilakukan ICW hanya berdasarkan total cost dan membaginya dengan jumlah jamaah. Penghitungan model ICW ini tidak memiliki ukuran dan akurasi yang spesifik.<>
"ICW tidak salah. Tapi perhitungannya tidak cocok," kata Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Abdul Gafur Jawahir di Jakarta, Senin (26/7)
Dari sisi total cost, Abdul Gafur tidak menampik memang terjadi kenaikan biaya penyelenggaraan haji. Namun dari sisi layanan dan jaminan kepastiannya, jumlah yang telah ditetapkan adalah murah.
"Tahun 2009 total biaya haji Rp 960 miliar. Sekarang Rp 1,12 triliun karena ada peningkatan pelayanan untuk jamaah. Total cost memang naik tapi yang. Dibebankan pada jamaah turun US$ 80 dolar dan Rp 100 ribu," jelas Abdul Gafur.
Peningkatan pelayanan itu antara lain meliputi pemondokan yang semakin dekat dan jamaah haji digratiskan membayar asuransi padahal tetap dapat asuransi.
Pemerintah dan DPR telah menyepakati BPIH 2010 sebesar US$ 3.342 dolar. Sementara menurut ICW BPIH 2010 hanya US$ 3.015 dolar. ICW pun lantas menuding terjadi manipulasi biaya haji. (min)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
Rais Syuriah PBNU Ingatkan Pengurus PWNU Aceh: Jangan setelah Dilantik Malah Jadi Urusan
Terkini
Lihat Semua