Kementerian Agama menganggap perlunya meningkatkan kualitas dan kuantitas bimbingan manasik bagi jamaah haji melalui media elektronik seperti TV nasional dan TV lokal serta radio. Peningkatan kualitas layanan ini dilaksanakan melalui peningkatan pemberdayaan tenaga penyuluh, tokoh agama/ulama dalam bimbingan haji.
Demikian salah satu butir hasil Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1430 H/2010 di Jakarta, Jum'at (28/1). Langkah lain yang akan ditempuh Kemenag adalah dengan memberikan bimbingan jamaah secara terpadu dengan penambahan materi manasik terkait dengan keutamaan Tanah Suci dan indikator pencapaian haji mabrur, dan kesehatan.
gt;
"Selain itu Kemenag sedang menjajaki kemungkinan jamaah haji dibekali dengan cek list dan formulir rekam pelaksanaan ibadah selama di Tanah Suci," kata Abdul Gafur Djawahir.
Pengetatan rekruitmen petugas yang memiliki kompetensi dan dedikasi, secara terbuka, seperti merekrut kembali petugas yang berprestasi.
Tetap melibatkan unsur pondok pesantren, perguruan tinggi keagamaan Islam, dan ormas Islam. Membekali petugas di Arab Saudi dengan buku pedoman dan prosedur kerja sesuai standar manajemen mutu dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). (min)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
5
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua