Inna lillaahi wa inna ilaihi roji'un. Prof DR Mas'ud Mahfudz MBA, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meninggal dunia pada Jumat (26/12) pukul 21.30 WIB tadi malam di RS Sardjito Yogyakarta.
Guru Besar Universitas Gajah Mada (UGM) itu diberangkatkan dari rumah duka Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB, dishalatkan di masjid UGM dan akan dikebumikan di pemakaman dosen UGM Sawit Sari Yogyakarta.<>
Informasi yang di himpun NU Online, Jum’at tadi malam di kantor PWNU DIY Jalan MT Haryono usai shalat isya’ warga Nahdliyin sempat mengadakan istighotsah dan mujahadah shalawat thibbil qulub di kantor PWNU DIL Jalan MT Haryono untuk kesembuhan penyakit dalam yang telah lama dideritanya. Selang dua jam almarhum telah dipanggil kehadirat-Nya.
Prof DR Mas'ud terpilih kembali menjadi Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk periode 2006-2011 setelah sebelumnya juga dipercaya mamangku amanat yang sama.
Diantara para pemimpin NU kebanyakan yang mendalami bidang ilmu agama, Prof Mas'ud Mahfudz tergolong istimewa karena juga pakar di bidang ekonomi dan akuntansi.
“Beliau adalah kader NU yang latar belakangnya berbeda dengan para pengurus NU pada umumnya. Beliau kuliah di fakultas umum dan membidangi ekonomi dan akuntansi,” kata Wakil Sekretaris PBNU Saiful Bahri Anshori di Jakarta, sesaat setelah terdengar kabar meninggalnya almarhum.
“NU kembali kehilangan kadernya yang terbaik. Prof Mahfudz Mas’ud masih muda dan diharapkan bisa pimpin NU ke depan, tapi Allah berkehendak lain. Semoga ini menjadi pemicu kader Muda NU untuk menggantikan beliau,” kata Saiful yang juga alumni UIN Yogyakarta.
Pror Dr Mahfudz Mas’ud MBA juga sempat menjabat Pembantu Rektor III UGM Yogyakarta, dosen Pascasarjana Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, dan guru besar di bidang akuntansi UGM. (ron/nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
6
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
Terkini
Lihat Semua