Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Magelang Jawa Tengah, Kiai Haji Abdurrahman Chudlori, pulang ke Rahmatullah. Mbah Dur, demikian ia biasa dipanggil, menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Lestari Magelang siang tadi, pada pukul 12.45.
Berita wafatnya Mbah Dur menyebar melalui twitter, facebook, SMS, dan telepon. Redaksi NU Online kali pertama menerima kabar itu dari wakil ketua MPR Lukman H Saifuddin melalui jejaring sosial twitter. r />
"Innalillahi wainna ilaihi rajiun.. Telah wafat KH. Abdurrahman Chudlori (Tegalrejo,Magelang) jam 12.40. Al-fatihah," tulis Lukman yang juga politisi PPP.
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Magelang Muhammad Achadi juga mengabarkan melalui pesan singkatnya. "Mbah Dur seda tadi jam 12.45," kata Sukur yang juga alumni pesantren Tegalrtejo, Magelang.
Hingga berita ini diturunkan belum ada kabar kapan dan dimana Mbah Dur akan dimakamkan. Tapi, menurut pantauan NU Online, kemungkinan Mbah Dur akan dimakamkan di kompleks pemakaman Ponpes API Tegalrejo, lokasi dimakamkan Kiai Haji Chudlori (ayahnya) dan Gus Muh (Kiai Haji Ahmad Muhammad, adiknya).
Mbah Dur wafat meninggalkan seorang istri (Hj Faizah binti Muthohar), enam anak (Nasrul Arif, Akhmad Izzuddin, Kuni Sa'adati, Nur Kholida, Linatun Nafisah, Zaimatus Sofia), 5 cucu. (kra/hh)
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua