Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei hari Minggu memperingatkan oposisi agar menjauhkan diri dari pemrotes yang disebutnya bertindak melawan almarhum pendiri republik Islam Iran Ayatollah Khomeini.
Pemimpin-pemimpin oposisi Mir Hossein Mousavi dan Mehdi Karroubi menghadapi tekanan yang meningkat sejak protes anti-pemerintah 7 Desember ketika sebuah poster almarhum Ayatollah Ruhollah Khomeini dikabarkan dirobek-robek.<>
"Mereka yang meneriakkan slogan-slogan atas nama orang-orang ini (para pemimpin oposisi), membawa gambar-gambar mereka dan membicarakan mereka dengan rasa hormat berada pada sebuah titik yang sungguh-sungguh bertentangan dengan Imam (Khomeini), revolusi dan Islam," kata Khomeini di televisi pemerintah.
"Bila anda melihat ini, maka menepilah," katanya kepada pemimpin oposisi dan calon presiden yang kalah, Mousavi dan Karroubi, yang disebutnya sebagai "mantan saudaranya".
Pemimpin-pemimpin lain Iran, termasuk mantan Presiden Akbar Hashemi Rafsanjani, juga mengecam tindakan pemrotes.
Rafsanjani, seorang ulama berpengaruh yang memiliki hubungan dekat dengan oposisi, mengutuk penghinaan terhadap Khomeini "oleh siapa pun, dengan motif apa pun", kata kantor-kantor berita.
Para pendukung oposisi melakukan pawai baru anti-pemerintah pada 7 Desember dan pemimpin mereka terus berjanji melanjutkan protes menentang pemilihan presiden 12 Juni yang mendudukkan lagi Mahmoud Ahmadinejad ke tampuk kekuasaan, yang mereka sebut curang. (ant)
Terpopuler
1
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
2
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
4
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
5
Kultum Ramadhan: Teladan Rasulullah di Sepertiga Akhir Ramadhan
6
Menyembunyikan Masa Lalu Kelam dari Calon Istri, Haruskah Jujur?
Terkini
Lihat Semua