Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menyebut kasus perseteruan antara KPK dan Polri seperti layaknya sinetron di layar televisi swasta. Kasus ini terus berlanjut dan dari hari ke hari masyarakat dipertontonkan dengan adegan-adegan seru.
”Ada yang mengaku dan bersaksi tak bersalah. Ada yang bilang kalau yang lain bohong, sementara yang lain bilang tak bersalah. Ada yang sumpah demi Allah segala macem," katanya di sela seminar politik di gedung PWNU Jatim, Rabu (11/11).<>
”Kita lihat saja nanti apa ada benang merah atas kasus ini terhadap talangan pemerintah pada Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun. Jika ada, berarti episode sinetron berikutnya pasti lebih mengerikan. Ini karena penegakkan hukum tidak diikuti roh keadilan. Ada konspirasi apa yang sedang terjadi di negeri ini,” celetuknya.
Menurut Khofifah, kasus ini perlu segera diselesaikan. Jika tidak, akan semakin menjadi bola liar. "Jangan dipertontonkan kepada rakyat seperti layaknya sinetron yang semakin menarik episodenya dari waktu ke waktu,” katanya.
Jika kasus perseteruan KPK dan Polri terus berlarut-larut dikhawatirkan masyarakat akan semakin tidak percaya pada pemerintah. Pengakuan beberapa pihak dipastikan akan semakin memojokkan pemerintah.
Khofifah juga menyoroti sumpah atas nama Tuhan yang diumbar beberapa pihak yang terlibat dalam perseteruan ini. Menurutnya, sumpah ini tidak bisa dijadikan fakta hukum, malahan akan menghilangkan roh spiritualitas dari sumpah yang diucapkan.
"Kalau roh spiritualitas sudah hilang, antara ucapan, perbuatan dan pola pikir sudah tidak nyambung," katanya. (sam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua