Kiai Said: Indonesia Beruntung Punya NU dan Muhammadiyah
NU Online · Ahad, 4 Maret 2012 | 07:41 WIB
Jakarta, NU Online
Dibanding dengan negara-negara lain khususnya di Timur Tengah, Indonesia dinilai masih beruntung dalam hal stabilitas politik. Kondisi ini disebabkan, meski penduduknya mayoritas Islam, ormas-ormas besar seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah mempunyai orientasi non-politis terhadap negara.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, kondisi di Aljazair, Mesir, Libia dan negara Timur Tengah lainya kini sedang mengalami keterpurukan secara politik. Indonesia dianggap cukup aman terutama urusan politik keagamaan.
<>
“Indonesia beruntung punya NU dan Muhammadiyah yang akan setia mengawal NKRI di luar motivasi politik,” tandasnya dalam sebuah pertemuan di Jakarta baru-baru ini.
Kiai Said menjelaskan tentang besarnya perjuangan kedua ormas ini dalam sejarah pendirian bangsa. Baik NU ataupun Muhammadiyah sama berkontribusi penting dalam merintis dasar-dasar negara, termasuk mengawal NKRI ke depan.
Di Indonesia kini mulai marak bermunculan kelompok-kelompok yang dapat mengancam stabilitas ini. Lewat aspirasi keagamaan mereka mengusung ideologi politik sebagai alternatif sistem politik Indonesia saat ini. “Pemerintah dan kita semua harus mewaspadai situasi ini,” tegas Kiai Said.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Sampaikan Terima Kasih dan Minta Maaf
3
Dijual Setan Muktamar
4
Gus Yusuf Maju sebagai Caketum PBNU, Klaim Tak Langgar AD-ART NU
5
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan dari Model Kepemimpinan Nabi
6
Khutbah Jumat: Ketika Manusia Merusak Alam, Saatnya Meneladani Rasulullah Saw
Terkini
Lihat Semua