Kongres Muslimat akan Tetapkan Masterplan Hingga 2025
NU Online Ā· Jumat, 3 Februari 2006 | 03:57 WIB
Jakarta, NU Online
Kongres Muslimat NU XV yang akan digelar di Batam pada 28 Maret-1 April 2006 mendatang akan membahas sejumlah agenda penting terkait dengan pemberdayaan perempuan. Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan dalam perhelatan yang diperkirakan diikuti 1.972 orang itu nanti pihaknya akan membahas dan menetapkan "masterplan" pemberdayaan Muslimat dan perempuan hingga 2025.
Dalam masterplan tersebut, Muslimat menargetkan waktu lima tahun bagi tiap-tiap tahapan. Tahap pertama hingga 2010 adalah tahap mengupayakan terbentuknya perempuan Indonesia sehat yang salah satu indikasinya adalah berkurangnya angka kematian ibu melahirkan.
<>"Tahap berikutnya adalah tercapainya perempuan berkualitas pada 2015, perempuan sejahtera pada 2020, dan Muslimat yang mandiri pada 2025," terang Khofifah di sela-sela acara workshop tentang makanan sehat, di Gedung PBNU, Jl.Kramat Raya Jakarta, Kamis (2/2).
Selain itu, kongres juga akan membahas dan mensahkan rencana strategis 2006-2011. Besaran program yang akan mendapatkan prioritas adalah pelayanan di bidang kesehatan.Ā Dijelaskannya, Muslimat NU saat ini memiliki 57 Rumah Bersalin, Rumah Sakit Anak dan Bersalin, serta Rumah Sakit Umum.
Selain itu prioritas juga diarahkan pada bidang pendidikan di mana Muslimat saat ini memiliki 11.790 lebih sekolah setingkat taman kanak-kanak, di bidang ekonomi dengan meningkatkan peran 132 koperasi primer yang telah berbadan hukum, serta bidang dakwah di mana Muslimat memiliki lebih dari 36.000 kelompok majelis ta'lim.(rif)
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
3
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
4
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
5
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
6
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
Terkini
Lihat Semua