Kritik Tokoh Agama pada Pemerintah Jujur dan Tulus
NU Online · Sabtu, 15 Januari 2011 | 11:27 WIB
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menyatakan, kritik keras tokoh lintas agama terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono keluar dari hati nurani, bukan didasari kepentingan tertentu.
"Saya yakin bahwa pendapat lintas agama tentang pemerintah, negara, dan rakyat, sepenuhnya keluar dari hati nurani mereka," kata Hasyim melalui pernyataan tertulis, Jumat (14/1).<>
Ia mengemukakan hal itu menanggapi kritik keras sejumlah tokoh agama, antara lain Bikkhu Pannyavaro Mahathera, Pendeta Andreas A Yewangoe, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), dan Romo Magnis Suseno, terhadap pemerintah, Senin (10/1).
Presiden World Conference on Relegion for Peace (WCRP), itu mengaku mengenal masing-masing tokoh lintas agama itu dan kepribadian mereka. "Mereka bukan orang-orang yang suka cari muka atau goyah mental dengan sharing jabatan, fasilitas, dan uang, atau orang yang khawatir kena black mail," katanya.
Jika mereka kini mengkiritik pemerintah, kata pengasuh Pesantren Al Hikam Malang dan Depok itu, maka memang ada sesuatu yang dinilai salah dan harus dibenahi. Namun demikian, lanjutnya, pemerintah juga mempunyai hak untuk melakukan pembelaan terkait penilaian negatif tokoh lintas agama tersebut. (ant/mad)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua