Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan membuka diri bagi pihak-pihak yang dulu pernah ikut membangun partai yang didirikan Gus Dur tersebut. Langkah tersebut akan dilakukan kubu Muhaimin Iskandar guna membangun dan membesarkan PKB ke depan.
"Dulu mungkin ada yang keluar dari PKB lalu gabung ke partai lain, kami siap menerimanya. Kami membuka diri bagi semua pihak yang ingin membangun PKB. Akan dirangkul semuanya," tutur Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKB Abdul Kadir Karding di Semarang, Jum'at (15/1).<>
Guna mensosialisasikan hal itu, Karding mengaku sudah sejak tiga pekan terakhir melakukan konsolidasi ke berbagai daerah. Menurutnya, dia akan terus mendorong semua oengurus baik di wilayah, cabang, ataupun ranting agar membuka diri pada siapapun.
"Kalau partai ini mau berjaya kembali, ya kita harus iklas membuka pintu bagi orang luar yang ingin bergabung," jelasnya saat membuka acara pembekalan anggota Fraksi PKB DPRD dari seluruh Jawa Tengah.
Dia mencontohkan, sudah ada beberapa kiai di Temanggung yang pada pemilu lalu tak ikut serta di PKB, kini telah mendeklarasikan diri bergabung.
"Kita harapkan semua cabang bisa sepeti itu. Saya sudah meminta sekretaris untuk menginventarisir siapa saja yang mau bergabung membangun PKB," terangnya seperti dikutip Suara Merdeka Online.
Terkait rencana pihak tertentu yang hendak mendirikan PKB versi lain, Karding mempersilahkan. Menurutnya, mendirikan partai adalah hak bagi setiap warga negara Indonesia. Dia tidak khawatir partai PKB baru itu akan menggembosi perolehan suara PKB kubu Muhaimin. Karena menurutnya, PKB hanya ada satu. Apalagi partai berbasis NU tersebut sudah teruji bisa bertahan dan mendapat suara cukup bagus pada pemilu lalu. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
2
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
3
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
5
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
6
Kultum Ramadhan: Memaksimalkan Doa 10 Malam Terakhir
Terkini
Lihat Semua