Jakarta, NU Online
Nahdlatul Ulama (NU) terus mencurahkan perhatiannya untuk masyarakat Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng) yang beberapa waktu lalu tertimpa gempa bumi dahsyat. Komite Penanggulangan Bencana Nahdlatul Ulama (KPB-NU), Rabu (14/6), besok, kembali mengirimkan bantuan berupa makanan dan pakaian ke Yogyakarta dan Jateng.
Sekretaris KPB-NU, Mabroer MS mengatakan, bantuan yang dikirim oleh KPB-NU kali ini adalah makanan yang terdiri dari susu, mi instan, beras dan biskuit, serta pakaian yang terdiri dari sarung dan baju. ”Kita kirim apa yang masih dibutuhkan oleh para korban. Yang akan kami kirim ini makanan dan pakaian,” ungkapnya kepada NU Online di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (13/6)
<>Bantuan-bantuan yamg dikirim oleh KPB-NU, kata Mabroer, berasal dari badan otonom (banom) NU yang sejak gempa terjadi telah mengumpulkan bantuan dari masyarakat. ”Ada yang dari banom dan ada juga dari masyarakat langsung,” katanya.
Bantuan yang dikirim KPB-NU kali ini bukan yang pertama kali semenjak musibah terbesar kedua setelah tsunami itu. Dibantu lembaga dan banom NU, KPB-NU telah melakukan gerakan cepat untuk membantu para korban. Salah satu yang dilakukan KPB-NU adalah menerjunkan tim evakuasi dan tim kesehatan yang didatangkan dari sejumlah Rumah Sakit yang dimiliki NU, termasuk Rumah Sakit Islam Surabaya.
”Ini tidak yang pertama dan terakhir. Kami akan terus berusaha memberikan bantuan kepada saudara-saudara kami di sana. Kami melakukan apa yang telah kami lakukan pada para korban bencana di tempat lain, seperti Aceh,” tuturnya.
Rencananya, semua bantuan yang saat ini masih menumpuk di kantor PBNU akan diangkut dengan menggunakan truk. Bantuan tersebut harus segera dikirim, karena masyarakat Yogyakarta dan Jawa Tengah masih membutuhkan bantuan. ”Semua yang ada akan kami angkut,” katanya. (rif)
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua