Jakarta, NU Online
Lembaga Seni Budaya NU (Lesbumi) mengadakan pameran lukisan dari 45 pelukis Indonesia dengan tema “Damai Bumiku Satulah Negeriku” yang dilaksanakan di Gedung PBNU Lt 8 tanggal 9 – 12 Oktober 2004.
Soft opening untuk acara ini pada tanggal 6 – 8 Oktober. “Para penikmat seni sudah bisa melihat lukisan-lukisan yang berjumlah 52 tersebut mulai hari ini,” ungkap ketua panitia Muhammad Huda Azis kepada NU Online.
<>“Pameran ini merupakan apresiasi dari para seniman terhadap keadaan negeri dan juga situasi internasional yang saat ini masih menghadapi berbagai permasalahan kekerasan, ” tambahnya.
Pameran ini menggelar karya para pelukis terkenal dari berbagai aliran. “Sesuai dengan tema, kami menggelar pameran yang lintas agama, lintas wilayah, lintas aliran Mulai dari kaligrafi, surealis, realis, naturalis, dan sebagainya,” tambahnya. Beberapa pelukis yang akan menggelar karyanya adalah Cak Kandar, Nyoman Gunarsa, Anton Sumarto, Didik Mintadi, S. Dibyo, Soepardi, dan lain-lainnya.
Pembukaan acara ini akan dilakukan oleh KH Hasyim Muzadi sedangkan orasi budaya dilakukan oleh KH Abdurrahman Wahid sedangkan pengantar oleh KH Said Aqil Siradj. “Kami ingin mempertemukan tokoh-tokoh tersebut dalam forum budaya yang bebas dari berbagai kepentingan,” tandasnya.
Pameran dengan tema ini merupakan yang kedua kalinya. Pada tahun 2001, juga sudah dilakukan pameran serupa yang digelar di Malang ketika warga NU menghadapi situasi saat Gus Dur mau diturunkan.(mkf)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua