Liga Arab Belum ‘Satu Kata’ Soal Serangan Israel
NU Online · Rabu, 14 Januari 2009 | 07:02 WIB
Negara-negara Timur Tengah yang tergabung dalam Liga Arab belum satu kata dalam menyikapi serangan Israel ke Gaza. Alih-alih merumuskan langkah bersama, serangan Israel ke Gaza telah membuat dewan legislatif atau parlemen Liga Arab terpecah.
Mingguan Al-Ahram Mesir edisi terakhir melaporkan, para anggota parlemen Liga Arab yang tengah berdiskusi di Kairo untuk membahas serangan Israel ke Gaza saling serang dan memojokkan.<>
Selama pertemuan yang diselenggarakan Liga Arab di Kairo para anggota legislatif Liga Arab saling perang kata-kata sementara sejumlah negara seperti Suriah menolak mengirimkan delegasi ke pertemuan itu.
Jassem El-Sakr, Ketua Parlemen Arab (dewan legislatif Liga Arab), mendesak negara-negara Arab untuk mengabaikan perbedaaan dan saling memahami dalam menanggapi serangan Israel ke wilayah Arab sambil menyebut Pakta Pertahanan Bersama Arab yang selama empat dekade beku mesti diaktifkan kembali untuk menghadapi agresi berulang Israel ke tanah Arab.
Parlemen Arab mendesak negara-negara Arab mengumpulkan lebih dari 35 juta dolar AS sebagai bantuan ekonomi kepada Palestina yang sedang terkepung dan mendesak dibentuknnya komite parlemen Arab untuk merekonstruksi Gaza.
"Kami mengimbau Mesir melanjutkan upaya-upaya itu atas dasar peran kepemimpinannya dan pengalamannya dalam soal itu," demikian bunyi pernyataan Parlemen Arab.
Namun delegasi lain menggunakan pertemuan itu untuk menyerang Mesir dengan menuduh Kairo bersekongkol dengan Israel menerapkan blokade ekonomi ke Gaza.
Ragab El-Towair, kepala delegasi Libya, menyayangkan Israel justru memprolamasikan perang terhadap Hamas di Kairo dan menyalahkan Mesir karena tidak membuka perbatasan Rafah - Mesir.
El-Sakr dan Mustafa El-Feki, Kepala Komisi Hubungan Luar Negeri, Mejelis Rakyat Mesir (DPR Mesir) bereaksi atas tuduhan itu dengan keluar dari ruang sidang.
El-Sakr mendesak Parlemen Arab tidak menggunakan pertemuan Liga Arab untuk memperlebar jurang perbedaan diantara Arab, sebaliknya segala upaya dikonsentrasikan untuk menghadapi Israel ketimbang saling menyalahkan.
El-Feki bahkan mengingatkan, kecaman berulang-ulang dari negara-negara Arab terhadap Kairo bisa membuat Mesir menarik diri dari Liga Arab. (ant/nur)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
6
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
Terkini
Lihat Semua